MADIUN - Memasuki musim pancaroba, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi meningkatnya berbagai penyakit akibat perubahan cuaca ekstrem. Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun mengingatkan sejumlah penyakit seperti pneumonia, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), hingga demam berdarah dengue (DBD) menjadi ancaman yang perlu diantisipasi.
Peralihan musim dinilai menjadi periode rawan bagi kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia. Selain perubahan suhu yang tidak menentu, meningkatnya debu saat cuaca kering juga dapat memicu gangguan kesehatan, khususnya penyakit pernapasan.
Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun menyebut masyarakat diimbau membatasi aktivitas di luar rumah jika tidak ada keperluan mendesak, terutama saat kondisi cuaca ekstrem atau kualitas udara menurun. Langkah ini dinilai penting untuk mengurangi risiko paparan debu dan menjaga daya tahan tubuh.
Sebagai langkah antisipasi, Dinkes juga akan mengeluarkan surat edaran kepada seluruh fasilitas kesehatan agar meningkatkan kewaspadaan dan kesiapan layanan menghadapi potensi lonjakan kasus selama musim pancaroba.
Kepala Bidang P2P Dinkes Kabupaten Madiun, Agung Dodik Pujianto, menekankan upaya pencegahan tidak hanya dilakukan melalui layanan kesehatan, tetapi juga dari kesadaran masyarakat menjaga pola hidup sehat.
Masyarakat dianjurkan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, cukup istirahat, menjaga kebersihan lingkungan, serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat guna menekan risiko penyakit saat pergantian musim.
Dengan kewaspadaan dini dan langkah pencegahan bersama, lonjakan kasus penyakit di musim pancaroba diharapkan dapat diminimalkan.
#Madiun #MusimPancaroba #DinkesMadiun #WaspadaPenyakit #BeritaJTV
Editor : JTV Madiun



















