PONOROGO - Memasuki periode musim paceklik, pemerintah kembali menyalurkan bantuan pangan untuk masyarakat miskin dan miskin ekstrem dari desil 1 hingga 4. Secara nasional, bantuan pangan ini menyasar sekitar 33,2 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Penyaluran bantuan pangan di tengah periode yang mulai memasuki musim paceklik ini menjadi salah satu pertimbangan pemerintah untuk menjaga ketersediaan pangan masyarakat, sekaligus meringankan beban pengeluaran rumah tangga penerima.
Penerima bantuan merupakan masyarakat dalam kelompok desil satu hingga empat yang masuk dalam data penerima bantuan pemerintah.
Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas, Andriko Noto Susanto, mengatakan penyaluran bantuan pangan ini merupakan bagian dari upaya menjaga kestabilan pangan masyarakat.
Bantuan pangan kali ini diberikan dalam bentuk beras, di mana setiap KPM menerima total 30 kilogram. Di Kabupaten Ponorogo, penyaluran menyasar 141.935 Keluarga Penerima Manfaat. Hingga kini, realisasi penyalurannya telah mendekati 60 persen.
Pimpinan Cabang Perum Bulog Ponorogo, Budiwan Susanto, menyampaikan proses penyaluran beras bantuan tersebut saat ini terus berjalan di lapangan.
Sebelumnya, bantuan pangan juga telah disalurkan pada periode Februari dan Maret. Namun, komoditas yang diberikan berbeda. Pada periode tersebut, penerima mendapat 20 kilogram beras dan empat liter minyak goreng, sedangkan kali ini bantuan difokuskan hanya berupa beras.
Editor : JTV Madiun



















