Menu
Pencarian


Menjelang Hari Jadi ke-81 Jatim, Produksi Padi dan Jagung Terus Meningkat

JTV Madiun - Rabu, 7 Oktober 2026 15:01
Menjelang Hari Jadi ke-81 Jatim, Produksi Padi dan Jagung Terus Meningkat
Menjelang Hari Jadi ke-81 Jatim, Produksi Padi dan Jagung Terus Meningkat

MAGETAN - Produksi sejumlah komoditas pangan di Jawa Timur menunjukkan tren peningkatan menjelang peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur. Sektor pertanian masih menjadi salah satu kekuatan utama dalam menjaga ketahanan pangan daerah.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik per 1 Oktober 2026, produksi padi Jawa Timur meningkat sekitar 2,54 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Produksi gabah kering giling hingga November 2026 diperkirakan mencapai sekitar 10,2 juta ton, naik dari sekitar 9,8 juta ton pada 2025.

Peningkatan juga terjadi pada komoditas jagung. Meski luas panen mengalami penurunan, produksi jagung justru meningkat sekitar 0,67 persen. Produksi jagung Jawa Timur diperkirakan mencapai 4,276 juta ton, dibandingkan sekitar 4,2 juta ton pada tahun sebelumnya.

Kondisi tersebut menunjukkan peningkatan produksi pertanian tidak hanya dipengaruhi luas lahan, tetapi juga produktivitas. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jawa Timur Heru Suseno menyampaikan, penguatan produktivitas menjadi salah satu upaya yang terus dilakukan pemerintah daerah.

Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui penguatan mekanisasi pertanian. Dalam rangkaian kegiatan menjelang Hari Jadi ke-81 Jawa Timur, Pemprov Jatim menyerahkan sejumlah alat dan mesin pertanian atau alsintan kepada kelompok tani di Magetan.

Dukungan peralatan tersebut diharapkan dapat membantu petani dalam berbagai tahapan, mulai dari pengolahan lahan hingga proses pemanenan. Pemanfaatan teknologi dan mekanisasi diharapkan mampu menjaga produktivitas pertanian sekaligus mendukung ketahanan pangan Jawa Timur.

Editor : JTV Madiun






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.