Menu
Pencarian


Memaknai Kemerdekaan Indonesia, PLN UP3 Madura Salurkan Bantuan Pendidikan bagi Santri Dhuafa di Sampang

JTV Madura - Kamis, 23 Juli 2026 20:28
Memaknai Kemerdekaan Indonesia, PLN UP3 Madura Salurkan Bantuan Pendidikan bagi Santri Dhuafa di Sampang
Manager PLN UP3 Madura Fahmi Fahresi didampingi Ketua YBM PLN UP3 Madura Wildan Firdaus salurkan bantuan biaya pendidikan bagi santri dhuafa di Pondok Pesantren Nazhatut Thullab, Sampang. (Foto: dok. PLN UP3 Madura).

SAMPANG - Dalam rangka memaknai kemerdekaan Indonesia, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Madura bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN menyalurkan bantuan biaya pendidikan kepada santri dhuafa di Pondok Pesantren Nazhatut Thullab, Desa Prajjan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, Kamis, (23/7/2026). 

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Manager PLN UP3 Madura Fahmi Fahresi didampingi Ketua YBM PLN UP3 Madura Wildan Firdaus kepada santri penerima manfaat yang menempuh pendidikan di jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA). 

Kedatangan jajaran pimpinan PLN di pondok pesantren tersebut disambut hangat oleh Pengasuh Pondok Pesantren Nazhatut Thullab, KH. Muhammad Bin Mu'afi Zaini.

Manager PLN UP3 Madura, Fahmi Fahresi mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memberikan dorongan semangat bagi para santri dhuafa sekaligus meringankan beban biaya pendidikan mereka selama menimba ilmu di pesantren.

Ia menyampaikan semangat menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Menurutnya, kemerdekaan juga harus dimaknai sebagai terbukanya akses pendidikan yang layak bagi generasi muda.

"Melalui penyaluran bantuan ini, PLN tidak hanya hadir menjaga keandalan listrik, tetapi juga ingin ambil bagian dalam mendukung masa depan anak-anak bangsa di Madura," ujar Fahmi Fahresi.

Sementara Pengasuh Pondok Pesantren Nazhatut Thullab, KH. Muhammad Bin Mu'afi Zaini, mengapresiasi kepedulian PLN UP3 Madura dan YBM PLN terhadap para santri dhuafa.

Menurut dia, biaya pendidikan para santri di pondok telah ditanggung oleh pihak pesantren. Namun, kebutuhan operasional harian, terutama biaya konsumsi santri dhuafa, masih membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.

Ia berharap kolaborasi antara pesantren dan PLN dapat terus ditingkatkan, termasuk membuka peluang bagi santri untuk melanjutkan pendidikan di lembaga binaan PLN.

"Kami siap mendukung dan mendoakan agar PLN senantiasa diberikan kelancaran dalam menjalankan tugas melayani masyarakat," kata KH. Muhammad Bin Mu'afi Zaini. (**/MH).

Editor : JTV Madura






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.