Menu
Pencarian


Kontingen Jatim Siap Menuju Peksiminas Lewat Peksimida 2026

Portaljtv.com - Sabtu, 11 Juli 2026 19:19
Kontingen Jatim Siap Menuju Peksiminas Lewat Peksimida 2026
Momen peserta membuat komik strip di ajang Peksimida 2026. (Muhamad Maulana Saptro)

SURABAYA - Direktur Kemahasiswaan Universitas Airlangga, Dr. Eko Supeno, Drs., M. Si. membuka Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) 2026 di ASEEC Tower lantai 5, Universitas Airlangga, Surabaya, pada Sabtu (11/7/2026). Unair menjadi salah satu tuan rumah penyelenggaraan lomba lukis dan komik strip pada kompetisi ini. 

Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) merupakan kompetisi bergengsi antar perguruan tinggi yang diselenggarakan oleh Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI). Ajang ini menyelenggarakan berbagai cabang pentas seni seperti pertunjukkan sastra, tari, dan desain. 

Setiap dua tahun sekali, Peksimida digelar dengan tema yang berbeda-beda. Nimas Nastiti, S.Hum., M.Hum., Kepala Sie Layanan Ormawa menjelaskan bahwa kompetisi ini merupakan ajang seleksi, kemudian para juara lanjut ke Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas).

“Temanya lumayan panjang, yakni BPSMI Jatim Menuju Prestasi Nasional melalui Kreativitas Mahasiswa yang Berdampak Tahun 2026. Kompetisinya diselenggarakan dua tahun sekali. Unair pertama kali menjadi tuan rumah lukis dan komik strip. Nanti yang menang lanjut Peksiminas,” ujar Nimas.

Baca Juga :   Sedikit Peminat Tak Surutkan Semangat, Mahasiswa Sasindo UNAIR Sukses Gelar Dramaturgi XXI

Sebenarnya, ajang ini ditujukan ke Universitas Jember (Unej), tetapi tahun ini mulai menyebar ke seluruh kampus di Jawa Timur. Pembukaan ajang ini dilakukan di Universitas Negeri Malang (UM) dan penutupannya di Universitas Negeri Surabaya (Unesa) pada Senin (13/7/2026). 

Jumlah peserta lomba lukis sebanyak 25 mahasiswa dan komik strip sebanyak 17 mahasiswa. Setiap perguruan tinggi mengirimkan satu kontingen untuk mengikuti ajang ini. Nimas mengatakan bahwa setiap kampus terdapat seleksi internal.

“Peserta 25 orang lukis dan komik 17 orang dari berbagai mahasiswa Jatim (UPN Veteran Jatim, Unej, ITS, Unesa, Unair, ITB widyagama Lumajang, Ubaya, UC, UB, Universitas Semen indonesia Gresik). Setiap kampus mengirim kontinen minimal 1, sebelum mengikuti lomba ada seleksi internal dari pihak kampus,” ucap Nimas.

Baca Juga :   Perkuat Pendidikan Kedokteran dan Kesehatan di Banyuwangi, Unair Segera Bangun Gedung Baru Fakultas Kedoktean

Persiapan kompetisi ini memakan waktu dua bulan. Pihak BPMSI telah menyusun buku panduan ke tuan rumah masing-masing.

“Persiapan 2 bulan lalu, BPMSI telah menyusun buku panduan ke tuan rumah masing-masing untuk menyusun konsepnya dan membuat buku saku mekanisme lombanya. Tidak harus kampus swasta, tergantung besar anggaran dari kampus dan tidak membebankan,” lanjut Nimas.

Format perlombaan ini kurang lebih sama seperti yang diadakan tahun kemarin. Sebelum terjun ke ajang ini, terdapat seleksi tingkat regional terlebih dahulu dan Unej sebagai acuan utama dalam Peksimida ini. 

Baca Juga :   Sukses Panen 108 Kg Ikan, Kolam Pendidikan FPK UNAIR Siap Fasilitasi Praktikum Mahasiswa yang Lebih Komprehensif

Nimas berharap banyak kontingen dari Jawa Timur untuk lanjut ke Peksiminas. Tak hanya sekadar menang, hal ini juga bertujuan untuk mengenalkan Provinsi Jawa timur. 

“Harapannya jatim bisa mengirimkan kontingen dan bisa menang di tingkat nasional. Kita juga mensupport para peserta untuk menang,” tutupnya. (Maulana Saputro/Dia vionita)

Baca Juga :   PetFuria-Fakultas Kedokteran Hewan Unair Jalin MoU Pengembangan SDM Industri Pet Care

Editor : Iwan Iwe






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.