PACITAN - Pemerintah Jepang melalui Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya menyerahkan bantuan satu unit Mobil Unit Donor Darah (UDD) kepada Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pacitan. Bantuan senilai lebih dari Rp695 juta tersebut diharapkan memperkuat pelayanan donor darah, terutama bagi masyarakat di wilayah yang jauh dari pusat pelayanan.
Penyerahan bantuan berlangsung di Pendopo Kabupaten Pacitan, Kamis (17/9/2026), bertepatan dengan Hari PMI. Bantuan tersebut diserahkan langsung Konsul Jenderal Jepang di Surabaya, Takonai Susumu, kepada Ketua PMI Kabupaten Pacitan, Heru Wiwoho.
Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan lagu kebangsaan Jepang. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan doa, laporan Ketua Wahana Anak Bangsa Peduli Indonesia Maju (WABPIM) Siwi Rochani, sambutan Konjen Jepang, penandatanganan berita acara serah terima, serta penyerahan BPKB kendaraan kepada PMI Pacitan.
Dalam sambutannya, Takonai Susumu mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari dukungan Pemerintah Jepang kepada masyarakat Indonesia, khususnya Jawa Timur. Ia berharap mobil unit donor darah dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Baca Juga : Konjen Jepang Serahkan Mobil Unit Donor Darah Senilai Rp695 Juta untuk PMI Pacitan
“Harapan kami tentu saja dengan mobil ini dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat setempat, terutama dari segi pengambilan darah atau penyediaan darah dan sebagainya,” ujar Takonai Susumu.
Menurut Takonai, bantuan tersebut merupakan hibah yang bersumber dari program bantuan Pemerintah Jepang. Setiap tahun, pihak Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya menyalurkan bantuan kepada masyarakat di Indonesia melalui berbagai proyek.
Ia menyebut Pacitan bukan kali pertama mendapatkan dukungan melalui program hibah tersebut. Dalam beberapa tahun terakhir, sudah terdapat 16 proyek bantuan yang direalisasikan di Pacitan.
Baca Juga : Wisuda ke-27 STKIP PGRI Pacitan, 455 Mahasiswa Lulus dari 7 Program Studi
“Selama ini kami pernah menyediakan atau memberikan bantuan hibah dalam 16 proyek di Pacitan. Mungkin kali ini juga termasuk yang terbesar,” katanya.
Takonai juga membuka peluang adanya bantuan serupa pada masa mendatang. Namun, menurutnya, pengajuan proposal menjadi salah satu pertimbangan utama dalam menentukan proyek yang akan didukung.
“Kami menunggu proposal juga. Mudah-mudahan proyek atau program atau mobil ini dapat digunakan dengan baik dan dipelihara dengan baik, sehingga penggunaannya bisa dalam waktu yang lebih lama,” tambahnya.
Baca Juga : Perubahan APBD 2026 Pacitan Disahkan, Belanja Daerah Tembus Rp1,638 Triliun
Ketua WABPIM Pacitan, Siwi Rochani, menjelaskan bantuan mobil unit donor darah tersebut berawal dari usulan masyarakat yang membutuhkan sarana pelayanan donor darah.
Menurut Siwi, masyarakat menyampaikan kebutuhan tersebut melalui WABPIM. Selanjutnya, WABPIM mengajukan proposal kepada Pemerintah Jepang untuk melalui proses seleksi.
“ini sudah kesekian kalinya ada dana hibah dari Pemerintah Jepang untuk masyarakat Pacitan, khususnya yang sangat dibutuhkan. Prosesnya dari proposal masyarakat yang membutuhkan ke WABPIM, kemudian WABPIM membuat proposal ke Pemerintah Jepang untuk diseleksi,” jelas Siwi.
Baca Juga : Petik Laut Warnai HUT ke-28 PAN di Pacitan, Nelayan dan Warga Diajak Tasyakuran
Ia menyebut nilai bantuan mencapai sekitar Rp695 juta, dengan kontribusi PMI Pacitan sebesar Rp5 juta untuk kebutuhan stiker kendaraan. Siwi berharap kerja sama tersebut dapat terus berlanjut dan kepercayaan Pemerintah Jepang kepada WABPIM tetap terjaga.
Sementara itu, Kepala UDD PMI Kabupaten Pacitan, dr. Hendra Purwaka, mengatakan keberadaan mobil khusus donor darah sangat dibutuhkan mengingat luas wilayah Pacitan dan kondisi geografis yang membuat sebagian masyarakat harus menempuh jarak cukup jauh untuk mendapatkan pelayanan.
“Pacitan jangkauannya sangat luas sekali. Untuk tempat-tempat yang jauh, diperlukan kegiatan donor darah di luar gedung. Utamanya untuk mendekatkan pelayanan,” ungkap Hendra.
Baca Juga : 46 Satuan Drumband Ramaikan Pacitan Night Marching Parade 2026, Jadi Ruang Pembinaan Generasi Muda
Selain memperluas jangkauan, mobil tersebut juga dinilai meningkatkan kualitas pelayanan bagi pendonor. Berbeda dengan kendaraan yang selama ini digunakan PMI, mobil bantuan tersebut memang dirancang khusus untuk kegiatan donor darah.
“Biasanya mobil unit yang kita gunakan itu agak terbuka dan kurang privasi. Dengan adanya mobil ini, di dalam mobil tertutup, ber-AC, nyaman, dan insyaallah mengurangi kontaminasi dari sumber infeksi dari luar,” jelasnya.
Menurut Hendra, fasilitas tersebut memungkinkan proses donor darah dilakukan dengan lebih aman, nyaman, dan tetap menjaga privasi pendonor.
“Pelayanan donor bisa lebih privat, aman, dan nyaman. Selama ini mobil yang ada lebih merupakan mobil pengangkut barang atau orang. Yang khusus untuk pelayanan donor darah memang belum ada,” imbuhnya.
Monev Program Air Bersih
Usai kegiatan di Pendopo Kabupaten Pacitan, rombongan Konjen Jepang bersama WABPIM melanjutkan kunjungan ke Desa Sidomulyo, Kecamatan Kebonagung.
Di lokasi tersebut, rombongan melakukan monitoring dan evaluasi atau monev program air bersih yang sebelumnya telah mendapatkan dukungan melalui program hibah.
Kunjungan dilakukan untuk melihat langsung kondisi sarana dan manfaat program bagi masyarakat. Salah seorang warga Sidomulyo, Krisdian, mengatakan bantuan tersebut telah membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga di sejumlah dusun.
“Terima kasih kepada Konjen Jepang dan perwakilan WABPIM yang sudah memberikan bantuan berupa sarana dan prasarana untuk mengalirkan air dari sumber Genjong ke masyarakat,” kata Krisdian.
Ia menyebut sarana tersebut dimanfaatkan oleh warga di Dusun Klepu, Dusun Klawe dan wilayah sekitarnya. Menurutnya, keberadaan fasilitas air bersih sangat membantu masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Bantuan itu sangat bermanfaat dan sangat membantu, sehingga permasalahan air bisa tercukupi. Sampai sekarang juga tetap terawat dan sangat bermanfaat untuk masyarakat,” pungkasnya. (Edwin Adji)
Editor : JTV Pacitan



















