Menu
Pencarian


Kekeringan Landa Dusun Dungus Ponorogo, Warga Kesulitan Air Bersih

Portaljtv.com - Rabu, 12 Agustus 2026 13:02
Kekeringan Landa Dusun Dungus Ponorogo, Warga Kesulitan Air Bersih
Kondisi warga menampung air dalam sejumlah bak untuk persediaan di tengah kekeringan di Dusun Dungus, Kecamatan Pulung, Ponorogo, pada Rabu (12/8/2026). (Foto: Istimewa)

PONOROGO - Krisis air bersih kini mulai melanda warga di Dusun Dungus, Kecamatan Pulung, Ponorogo. Akibat fenomena kekeringan ini, warga terpaksa harus bergantung pada pemberian tetangga atau membeli air galon untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Warga di Dusun Dungus, Desa Kepatihan, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, kini harus menghadapi situasi yang sangat menyulitkan akibat krisis air bersih yang melanda wilayah pemukiman mereka.

Kondisi yang memprihatinkan ini dilaporkan telah berlangsung selama kurang lebih satu bulan terakhir setelah aliran air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang selama ini diandalkan sebagai sumber pemenuhan kebutuhan air utama terus mengalami penurunan debit secara drastis hingga puncaknya pada tiga hari belakangan ini aliran air sama sekali berhenti total dan tidak lagi mengalir ke rumah-rumah warga pada Rabu (12/8/2026).

"Sudah sekitar satu bulanan ini air PDAM susah mengalir. Bahkan dalam tiga hari terakhir, airnya sudah tidak mengalir sama sekali," ujar Rida Asmawati, warga setempat yang turut merasakan dampak krisis air.

Salah satu warga, Rida Asmawati, mengaku awalnya air PDAM masih mengalir dua hari sekali namun debitnya terus menurun, sementara sejumlah sumur warga juga mulai mengering. Untuk kebutuhan minum dan memasak, warga terpaksa membeli air galon, sedangkan untuk mandi sebagian warga harus menumpang ke rumah tetangga atau mengambil air dari desa sebelah yang berjarak sekitar satu kilometer.

Kondisi serupa juga dirasakan warga lainnya. Mereka mengaku harus menempuh jarak tertentu untuk mendapatkan air bersih akibat sumur di sekitar permukiman yang mulai mengering. "Sumur di sekitar sini sudah habis dan kering. Kalau mau mencari air, kami harus pergi ke desa lain yang jaraknya sekitar satu kilo," jelas Soirah.

Di Dusun Dungus, setidaknya ada 30 kepala keluarga yang terdampak kekurangan air bersih. Warga berharap pemerintah segera menyalurkan bantuan air sekaligus memastikan aliran PDAM kembali normal, agar kebutuhan air untuk minum, memasak, dan mandi dapat terpenuhi.

Editor : Iwan Iwe






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.