LAMONGAN - Melalui program yang bertajuk “Jejak Tangan, Jejak Impian” mahasiswa KKN Universitas Airlangga memberikan upaya peningkatan semangat belajar dan menumbuhkan rasa percaya diri dalam meraih cita-cita. Program ini diikuti oleh siswa kelas 4 sekolah dasar Karangkembang, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan pada Jumat (31/7/2026).
Program diawali dengan penyampaian materi motivasi yang membahas pentingnya pendidikan, kedisiplinan, kerja keras dan pantang menyerah dalam meraih cita-cita. Melalui penyampaian materi yang diselingi dengan tanya jawab, para siswa diajak untuk lebih percaya pada kemampuan dan dirinya sendiri dalam memahami cita-cita yang mereka inginkan.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi interaktif. Setiap siswa diminta untuk menuliskan cita-cita mereka, kemudian diikuti dengan cap tangan menggunakan berbagai warna. Beragam profesi menjadi pilihan mereka, mulai dari dokter, polisi, supir truk, tentara, hingga profesor. Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias.
Cap tangan menjadi simbol harapan mereka bahwa cita-cita yang mereka inginkan akan tergapai. Hasil karya ini menjadi pengingat bersama bahwa setiap anak memiliki kemampuan yang patut dikembangkan melalui pendidikan.
Baca Juga : Atap Kelas Ambruk, Siswa SDN Tanggirejo Grobogan Terpaksa Makan MBG di Halaman Sekolah
“Cap tangan ini tidak hanya sebagai jejak tangan mereka, tetapi juga gambaran semangat dalam meraih cita-citanya. Semoga anak-anak bisa selalu semangat dalam meraih cita-citanya,” ujar wali kelas 4 SDN Karangkembang
Pelaksanaan program ini sejalan dengan SDGs 4, Quality Education, yaitu menjamin pendidikan yang bersifat inklusif, setara, dan berkualitas, serta mendorong kesempatan belajar sepanjang masa bagi semua.
Melalui program kerja yang memadukan aktivitas kreatif dan reflektif, mahasiswa dan pihak sekolah berupaya dalam menciptakan lingkungan belajar yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik saja, melainkan juga dalam pembentukan karakter, kepercayaan diri, dan keberanian siswa dalam dalam merancang masa depan. (Dia Vionita)
Baca Juga : Sekolah di Persimpangan Algoritma dan Nurani
Editor : Iwan Iwe



















