Menu
Pencarian

Kedelai Tembus Rp12 Ribu, Perajin Tahu Tinalan Kediri Terjepit Biaya Produksi

JTV Kediri - Jumat, 24 April 2026 09:34
Kedelai Tembus Rp12 Ribu, Perajin Tahu Tinalan Kediri Terjepit Biaya Produksi
Industri tahu rumahan di Kelurahan Tinalan Kota Kediri terpaksa naikkan harga karena kedelai mahal. (Foto : Beny Kurniawan)

KEDIRI - Kenaikan harga kedelai kian menekan pelaku industri tahu rumahan di Kelurahan Tinalan, Kota Kediri. Bahan baku utama yang terus merangkak naik memaksa perajin menyesuaikan harga jual, di tengah daya beli masyarakat yang ikut melemah.

Salah satu perajin, Marjuni, mengatakan lonjakan harga kedelai sudah terasa sejak sebelum Lebaran. Dari harga normal sekitar Rp9.000 per kilogram, kini melonjak menjadi Rp12.000 per kilogram.

“Kenaikannya cukup tinggi, jadi margin keuntungan kami ikut tergerus,” ujarnya.

Kondisi tersebut membuat perajin harus memutar otak agar usaha tetap berjalan. Marjuni terpaksa menaikkan harga tahu kuning, yang selama ini menjadi produk andalan sekaligus buruan wisatawan.

Baca Juga :   Kedelai Melambung, Perajin Tahu Blitar Putar Otak: Ukuran Tetap, Komposisi Diubah

Harga tahu kuning kini naik menjadi Rp30.000 per 10 biji, dari sebelumnya Rp28.000. Sementara untuk tahu putih masih dipertahankan, meski sangat bergantung pada permintaan pasar.

Dalam sehari, Marjuni mampu memproduksi sekitar 500 biji tahu putih dan 150 hingga 200 biji tahu kuning. Namun, volume produksi tersebut tidak berbanding lurus dengan pendapatan.

Ia mengaku omzet usahanya turun hingga 20 persen akibat kenaikan harga bahan baku dan menurunnya daya beli konsumen.

Baca Juga :   Harga Kedelai Naik, Perajin Tempe Jember Kecilkan Ukuran

Para perajin berharap harga kedelai bisa segera stabil agar usaha mereka tetap bertahan, mengingat industri tahu rumahan menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat setempat. (Beny Kurniawan)

Editor : JTV Kediri






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.