SURABAYA - Dunia ekspor-impor kerap dipandang hanya sebagai aktivitas pengiriman barang antarnegara. Padahal, di balik proses tersebut terdapat banyak peluang kerja yang masih jarang diketahui masyarakat. Dalam program diskusi "Ruang Karir" yang tayang di JTV pada Rabu (22/04/26), disebutlan bahwa, industri ini membutuhkan berbagai tenaga profesional, mulai dari bidang logistik, kepabeanan, transportasi, hingga layanan perdagangan internasional.
Direktur PT Puma Logistik Indonesia, Arief Tejo Sumartono, mengatakan bahwa kebutuhan tenaga kerja di sektor ini terus meningkat seiring berkembangnya perdagangan global.
“Dengan semakin berkembangnya perdagangan luar negeri, perdagangan global itu semakin banyak tenaga kerja yang dibutuhkan di bidang ini," ujarnya.
Menurutnya, banyak profesi yang mendukung aktivitas ekspor-impor. Untuk ekspor misalnya, dibutuhkan tenaga yang memahami jadwal kapal, pengurusan bea cukai, karantina, fumigasi, hingga pergudangan. Sementara di sektor impor, peluang juga terbuka di bidang transportasi dan distribusi barang.
Selain peluang kerja yang luas, sektor ini juga membutuhkan kemampuan khusus. Arief menilai penguasaan bahasa asing menjadi modal utama bagi generasi muda yang ingin terjun di bidang ini.
“Dari segi bahasa mereka harus sangat menguasai bahasa asing terutama bahasa Inggris juga bahasa Mandarin. Karena perdagangan ini relatif dikuasai dengan menggunakan komunikasi bahasa Inggris sama bahasa Mandarin.” tambah Arief.
Tak hanya hard skill, kemampuan soft skill seperti disiplin, sabar, kreatif, dan mampu memberikan solusi kepada pelanggan juga sangat penting. Sebab, pekerjaan di sektor ini berkaitan erat dengan ketepatan waktu dan pelayanan.
Meski menjanjikan, industri ekspor-impor juga memiliki tantangan, seperti perubahan regulasi pemerintah dan persaingan layanan. Namun perkembangan teknologi seperti AI dinilai dapat membantu efisiensi operasional perusahaan.
Di akhir sesi, Arief mendorong generasi muda agar tidak ragu memanfaatkan peluang di sektor ini dengan terus belajar dan meningkatkan kompetensi.
“Kemampuan teknis bagaimana kita cara menguasai peraturan-peraturan kemudian SOP, karena peraturan untuk ekspor impor itu memang sudah diberikan oleh negara dan itu kita harus kuasai agar tidak ada pelanggaran," pungkasnya.
Dengan peluang kerja yang luas dan kebutuhan tenaga profesional yang terus bertambah, dunia ekspor-impor menjadi salah satu sektor potensial bagi masa depan karier generasi muda Indonesia. (Amellia Ciello)
Editor : Iwan Iwe



















