BANYUWANGI - PT Kereta Api Indonesia (KAI) resmi mengoperasikan KA Ijen Ekspres relasi Banyuwangi - Malang. Kereta ini memulai keberangkatan perdananya pada Sabtu (1/2/2025) pukul 19.30 WIB dari Stasiun Ketapang.
Dengan beroperasinya KA Ijen Ekspres, maka menambah alternatif pilihan bagi masyarakat yang hendak menuju dua daerah tersebut. Karena selama ini, rute Malang - Banyuwangi hanya dilayani oleh satu kereta kelas ekonomi, yakni KA Tawang Alun.
Direktur SDM dan Umum PT KAI, Rosma Handayani menyebut bahwa KA Ijen Ekspres merupakan bagian dari upaya peningkatan layanan transportasi bagi masyarakat.
Baca Juga : KA Ijen Ekspres Relasi Banyuwangi - Malang Resmi Beroperasi
Keberadaan KA Ijen Ekspres, diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat sekaligus mendukung sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Banyuwangi yang dikenal dengan keindahan alamnya serta Malang sebagai kota pendidikan menjadi alasan utama hadirnya layanan ini.
Rosma ingin KA Ijen Ekspres tidak hanya menjadi sarana transportasi, tetapi juga penggerak roda ekonomi dan pariwisata di wilayah yang dilewati.
Ia menyebut, nama “Ijen Ekspres” terinspirasi dari Gunung Ijen yang menjadi ikon wisata dunia. PT KAI berharap kehadiran kereta ini bisa semakin memperkenalkan potensi wisata di Banyuwangi dan sekitarnya.
Baca Juga : Mulai 1 Februari 2025, Batas Kecepatan Kereta Api di Beberapa Lokasi Bertambah
KA Ijen Ekspres menawarkan fasilitas modern dengan dua kelas layanan, eksekutif dan ekonomi. Penumpang dapat menikmati perjalanan yang lebih nyaman, aman, serta efisien. Selain itu, kereta ini dirancang agar lebih ramah lingkungan.
Rute KA Ijen Ekspres dimulai dari Stasiun Ketapang pukul 19.30 WIB dan tiba di Stasiun Malang pukul 02.30 WIB. Dari Malang, keberangkatan dilakukan pukul 07.50 WIB dan kembali ke Banyuwangi pukul 14.55 WIB.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Banyuwangi, Dwi Yanto, yang mewakili Bupati Banyuwangi, menyampaikan apresiasi atas hadirnya KA Ijen Ekspres. Ia berharap transportasi menuju destinasi wisata dapat lebih terintegrasi.
Baca Juga : Libur Isra Mikraj dan Imlek, Kunjungan ke Banyuwangi Meningkat dengan Kereta Api
Selain itu, Dwi juga menyoroti kebutuhan infrastruktur tambahan, seperti jalur ganda untuk KA Logawa agar dapat mendukung pengiriman kontainer langsung ke pelabuhan.
Dwi juga ingin ada jalur baru untuk KA Logawa yang memungkinkan bisa mengangkut kontainer langsung masuk ke pelabuhan, sehingga pengiriman barang lebih efisien.
Selain itu, Dwi Yanto berharap promosi KA Ijen Ekspres tidak hanya berfokus pada harga tiket, tetapi juga menonjolkan keunggulan layanan yang ditawarkan. Dengan pelayanan yang baik, masyarakat tidak akan mempermasalahkan harga tiket. Yang terpenting adalah kenyamanan dan kemudahan aksesibilitas.
Baca Juga : Selama Libur Panjang Isra Miraj, 55 Ribu Tiket Terjual di Wilayah Daop 9 Jember
Sebelumnya, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani berterima kasih pada PT. KAI yang terus meningkatkan pelayanan perkeretaapian di Banyuwangi. Mulai dari revitalisasi Stasiun Banyuwangi Kota hingga merespon kebutuhan masyarakat akan transportasi kereta api khususnya di rute Banyuwangi - Malang.
Ipuk juga menyambut baik adanya peningkatan layanan perkeretaapian dari PT. KAI, dan menunggu dibukanya relasi-relasi baru yang akan menghubungkan Banyuwangi dengan kota-kota lainnya.
Dalam hal ini Pemkab juga siap mendukung adanya konektivitas dari stasiun kereta api menuju ke lokasi-lokasi wisata yang ada di daerah.
Baca Juga : PT KAI Subsidi Tiket Kereta Api, Berikut Daftar Jalur dan Tarifnya yang Ramah Kantong
Handoko Khusumo
Editor : JTV Banyuwangi