Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, menyumbangkan seluruh bonus Asian Games 2026 yang diperolehnya kepada korban bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Atas pencapaiannya membantu tim beregu putra meraih medali emas Asian Games 2026, Jonatan mendapatkan bonus sebesar Rp1,5 miliar dari pemerintah sebagai bentuk apresiasi berkat prestasi.
Dengan berbagai pertimbangan, keputusan tersebut diambil Jonatan setelah melihat keadaan saat ini. Atas rasa empati, atlet berusia 28 tahun ini memilih memberikan bonus tersebut kepada korban karhutla.
"Ketika saya melihat kondisi saudara-saudara kita yang sedang terdampak kebakaran hutan dan lahan di Indonesia, saya merasa ada sesuatu yang perlu saya lakukan," tutur Jonatan.
Baca Juga : Aksi Nyata Lawan Karhutla, BRI Turunkan 270 Mesin Pompa Air Bantu Kendalikan Api di Kalimantan
"Di saat begitu banyak orang sedang mengalami kesulitan, kehilangan, dan membutuhkan pertolongan, saya justru masih diberikan kesempatan untuk menerima berkat melalui bonus tersebut," katanya lagi.
Jonatan mengaku, nominal tersebut sejatinya bisa membiayainya mengikuti turnamen bulu tangkis hampir setahun. Namun, Jonatan menilai situasi saat ini lebih membutuhkan bantuan dibandingkan dirinya.
"Hal itu membuat saya merenung, mungkin yang saya terima saat ini bukan hanya untuk saya nikmati sendiri, tetapi juga menjadi kesempatan bagi saya untuk membantu mereka yang sedang membutuhkan," imbuhnya.
Baca Juga : Api Mengancam Pegunungan Jatim, Khofifah Gandeng BNPB dan KSAD Perkuat Mitigasi Karhutla
"Tentu, itu bukan hal yang kecil bagi saya, tetapi setelah melihat situasi yang sedang dialami saudara-saudara kita saya merasa bahwa saat ini mereka jauh lebih membutuhkan bantuan tersebut," ujarnya.
Seluruh bonus yang diterima Jonatan tersebut difokuskan kepada tiga hal, yakni membantu membangun kembali kehidupan satwa liar yang terdampak hingga kehilangan habitatnya akibat karhutla.
Selain itu, Jonatan juga menyalurkan donasinya lewat pemulihan hutan yang rusak dengan penanaman kembali. Fokus lainnya adalah membantu anak-anak terdampak gangguan pernafasan akibat karhutla.
Baca Juga : Karhutla Arjuno Belum Tuntas! Polres Batu Polres Batu Bentuk Posko Terpadu Bersama Masyarakat
"Saya sadar bahwa bantuan tidak menyelesaikan seluruh masalah yang ada, tetapi setidaknya saya berharap ada kehidupan yang bisa kita bantu, ada harapan yang bisa kita tumbuhkan kembali, dan ada beban yang kita ringankan," tutur peraih medali emas Asian Games 2018 ini.
Editor : Khasan Rochmad



















