BLITAR - Sebuah jembatan di Jalan Raya Bangle, Desa Bangle, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, ambrol akibat pondasinya tergerus abrasi. Meski telah ditutup dengan papan, sejumlah pengendara sepeda motor terlihat nekad melewati sisi luar struktur jembatan yang rusak.
Jembatan yang terletak di area persawahan tikungan antara Desa Bangle dan Desa Sawentar itu ambrol diduga karena abrasi pada pondasi. Pemerintah setempat telah memasang pembatas (barrier) dan tanda penutupan jalan.
"Pemerintah Desa telah berkoordinasi dengan memasang barrier serta penanda penutupan jalan," ujar Didin Khudoifah, Kepala Dusun Bangle.
Namun, upaya tersebut belum sepenuhnya diindahkan oleh sebagian pengguna jalan. Beberapa pengendara motor masih memaksakan diri melewati sisi jembatan yang ambrol, mengabaikan potensi bahaya.
Baca Juga : Hujan Angin di Blitar, 8 Rumah Warga Tertimpa Pohon Tumbang
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar telah melakukan peninjauan. Dari hasil pengukuran, luas kerusakan jembatan mencapai delapan kali delapan meter persegi.
"Perbaikan akan dilakukan menggunakan anggaran U-R-C (untuk perbaikan mendadak)," kata Agus Zaenal Arifin, Kepala PUPR Kabupaten Blitar.
Jalur yang termasuk dalam jalan kabupaten ini merupakan area padat lalu lintas. Warga setempat berharap pembangunan kembali jembatan dapat segera dilaksanakan agar aktivitas masyarakat tidak terhambat dan terpaksa mengambil jalur alternatif yang lebih jauh.
Baca Juga : Pasca Robohnya Atap Stadion Gelora Penataran, Tim Gabungan Lakukan Pembersihan
Sementara menunggu perbaikan, warga diimbau untuk tidak melintas di area jembatan yang ambrol demi keselamatan bersama.(Qithfirul Aziz)
Editor : JTV Kediri



















