KEDIRI - Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Karangtengah, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri, kini kembali bisa dilalui. Infrastruktur yang menjadi jalur alternatif penghubung Kediri–Jombang itu resmi dibuka setelah proses perbaikan rampung.
Kembalinya fungsi jembatan tersebut disambut positif warga. Selain memulihkan mobilitas, keberadaan jalur ini juga mendorong kembali aktivitas perekonomian masyarakat yang sebelumnya sempat terganggu.
Perbaikan jembatan dilakukan secara kolaboratif antara Polres Kediri, Dinas PUPR Kabupaten Kediri, pemerintah desa, serta masyarakat setempat. Proses pengerjaan tergolong cepat, hanya memakan waktu sekitar enam hari.
Sejumlah perbaikan dilakukan, mulai dari pemasangan lantai baja, pengecoran beton di sisi jembatan, penggantian pagar, hingga pembuatan pembatas jalan dan finishing.
Baca Juga : Seorang Istri Selundupkan Sabu untuk Suaminya di Lapas Kediri
Jembatan sepanjang sekitar 21 meter itu kini dinilai jauh lebih aman dan layak dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Kapolres Kediri AKBP Bramastyo menjelaskan, jembatan tersebut sebenarnya sudah lama digunakan masyarakat. Namun, kondisinya sempat mengalami kerusakan sehingga perlu dilakukan perbaikan menyeluruh.
Sementara itu, Kepala Desa Karangtengah Sukarmanto Wijaya menegaskan, jembatan ini memiliki peran vital bagi mobilitas warga.
Menurutnya, akses tersebut menjadi penghubung utama antara Desa Karangtengah dengan Desa Kasreman dan Desa Jerukwangi, termasuk sebagai jalur distribusi hasil pertanian dan perkebunan warga.
“Jembatan ini sangat penting bagi warga, terutama untuk aktivitas ekonomi,” ujarnya.
Dengan kembali difungsikannya jembatan ini, masyarakat diharapkan dapat beraktivitas lebih lancar, terutama saat momentum peningkatan mobilitas seperti libur panjang maupun pergantian tahun. (M. Zainurofi)
Editor : JTV Kediri



















