BATU - Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas PU Bina Marga menyelesaikan langkah antisipatif untuk mencegah aksi bunuh diri di Jembatan Cangar, Kota Batu. Pemasangan pagar permanen di sisi kanan dan kiri jembatan yang dikerjakan sejak Juni 2026 kini telah rampung sepenuhnya.
Jembatan Cangar Satu dan Cangar Dua kini terpasang pagar setinggi hampir tiga meter di kedua sisinya. Pagar tersebut dibangun menggunakan konstruksi rangka berbahan BRC wiremesh, material yang dikenal kuat dan tahan lama untuk kebutuhan pengamanan area publik.
Selain pemasangan pagar, Dinas PU Bina Marga Jatim juga menuntaskan pemasangan lampu tenaga surya di sepanjang lokasi jembatan. Namun demikian, sejumlah titik penerangan dinilai masih kurang terang, sehingga pihak dinas berencana melakukan evaluasi terhadap pencahayaan tersebut agar area jembatan benar-benar aman digunakan, terutama pada malam hari.
Kawasan Jembatan Cangar yang berada di jalur wisata penghubung Kota Batu dengan Kabupaten Mojokerto ini dikenal ramai dilalui kendaraan, baik siang maupun malam hari, sehingga pencahayaan yang memadai dinilai penting untuk mendukung keselamatan pengendara sekaligus efektivitas pengawasan kawasan.
Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas PU Bina Marga Jatim, Ahmad Faathir Wicaksono, menyampaikan bahwa pemasangan pagar ini merupakan bentuk proteksi ekstra di lokasi yang selama ini dikenal sebagai titik rawan aksi bunuh diri, atau yang belakangan disebut warga sebagai fenomena "mawar hitam". Ia menegaskan, langkah ini diharapkan dapat menekan angka kejadian tersebut secara signifikan.
"Pagar pengaman saja belum sepenuhnya menghilangkan potensi kejadian serupa. Bahkan beberapa hari terakhir sempat ada upaya seseorang yang hendak melakukan aksi bunuh diri di lokasi tersebut meski pagar sudah terpasang. Perlu sinergi kolaborasi bersama agar potensi aksi di Jembatan Cangar dapat dicegah" ungkap Ahmad Faathir, Kabid Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas PUBM Jatim.
Selain pemasangan pagar, pemasangan lampu tenaga surya di lokasi ini juga dimaksimalkan. Saat ini sudah ada beberapa titik lampu tenaga surya yang terpasang di sepanjang jembatan, dengan harapan pencahayaan yang memadai dapat turut mendukung upaya pencegahan aksi nekat di lokasi tersebut.
Dengan rampungnya pemasangan pagar dan penerangan ini, Dinas PU Bina Marga Jatim berharap Jembatan Cangar dapat kembali berfungsi sebagai jalur penghubung yang aman bagi masyarakat, tanpa lagi diwarnai kejadian-kejadian yang merenggut nyawa.
Editor : Bagoes Ri



















