KEDIRI - Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur menggelar operasi keselamatan lalu lintas di Tulungagung, Rabu siang. Dalam razia tersebut, petugas menemukan puluhan kendaraan angkutan barang yang tidak memenuhi kelengkapan administrasi hingga kondisi kendaraan yang tidak laik jalan.
Operasi yang digelar Unit Pelaksana Teknis Pengelola Prasarana Perhubungan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UPT P3 LLAJ) Dishub Jatim itu menyasar kendaraan angkutan barang serta bus pariwisata. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kelayakan kendaraan menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat saat masa angkutan Lebaran.
Kepala UPT P3 LLAJ Dishub Jatim di Tulungagung, Saikudin, menjelaskan bahwa operasi ini merupakan langkah pencegahan untuk meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas.
“Fokus utama kami kendaraan angkutan barang dan bus pariwisata. Tujuannya memastikan kendaraan yang beroperasi benar-benar laik jalan, terutama menjelang arus mudik,” ujarnya.
Baca Juga : Usai Ngopi, Petugas Terminal Kertajaya Meninggal Dunia
Dari sekitar 200 kendaraan yang diperiksa, petugas menemukan berbagai pelanggaran administrasi. Sebanyak 10 kendaraan mendapat peringatan dari kepolisian.
Rinciannya, enam kendaraan diketahui menunggak pajak kendaraan. Sementara itu, 18 kendaraan kedapatan masa uji berkala atau KIR-nya telah habis.
Selain penindakan, Dishub Jatim juga memanfaatkan operasi tersebut untuk memberikan edukasi kepada para pengemudi. Salah satunya terkait kebijakan Over Dimension Over Loading (ODOL) yang masih menjadi persoalan di sektor angkutan barang.
Menurut Saikudin, sosialisasi ini penting agar para pengusaha dan pengemudi angkutan barang memahami aturan dimensi dan muatan kendaraan demi keselamatan di jalan.
“Momentum operasi ini juga kami gunakan untuk mengingatkan kembali terkait kebijakan ODOL, agar kendaraan tidak melebihi dimensi maupun muatan yang ditentukan,” tambahnya.
Dishub Jatim menegaskan kegiatan serupa akan terus dilakukan selama masa persiapan hingga periode angkutan Lebaran untuk memastikan keselamatan pengguna jalan tetap terjaga.(Beny Setiawan)
Editor : JTV Kediri


















