BANGKALAN - Manajemen Madura United melakukan evaluasi atas performa negatif di Super League 2025/2026. Klub berjuluk Laskar Sapeh Kerrab itu berpisah dengan Carlos Parreira.
Seperti diketahui, Madura United tidak pernah menang dalam 10 pertandingan terakhirnya. Laskar Sapeh Kerrab menelan 7 kekalahan dan meraih 3 hasil imbang.
Menurut Manajer Madura United, Umar Wachdin, evaluasi dilakukan manajemen karena performa tim terus menurun. Carlos Parreira dinilai paling bertanggung jawab atas hasil itu.
“Ia menyatakan kesediaannya untuk mundur dari kursi kepelatihan,” kata Umar, Sabtu (14/03/2026).
Baca Juga : Madura United Evaluasi Carlos Parreira, Manajer: Ia Bersedia Mundur
Umar menegaskan bahwa manajemen bergerak cepat dalam mengambil langkah ini, sekaligus menjawab harapan para suporter.
Ia menegaskan bahwa manajemen akan segera mencari pengganti Carlos Parreira dengan harapan bisa mengangkat performa tim.
“Manajemen akan segera mencari pelatih baru yang diharapkan mampu menyetel kembali kondisi tim dan membawa performa tim kembali ke jalur yang lebih baik,” tandasnya.
Editor : A.M Azany



















