KAB MADIUN - Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA) Kabupaten Madiun melakukan kunjungan ke Gudang Jeruk Gulung di Desa Gading, Kecamatan Balerejo, yang dikelola oleh Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (PERUM BULOG) Cabang Madiun. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan stok beras menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah.
Dalam kegiatan ini, para pimpinan dari berbagai instansi di Kota Brem melakukan pemantauan terhadap stok beras serta meninjau proses penimbangan kemasan beras yang diperuntukkan bagi Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Pemeriksaan ini dilakukan guna memastikan kesesuaian isi dan pencatatan dalam kemasan beras yang akan disalurkan kepada masyarakat.
Selain stok beras, Forkopimda Kabupaten Madiun juga meninjau persediaan gula dan minyak goreng yang tersimpan di gudang lainnya.
Perum Bulog Cabang Madiun memastikan bahwa ketersediaan beras, khususnya untuk wilayah Kota Madiun, Kabupaten Madiun, dan Kabupaten Ngawi, dalam kondisi aman. Saat ini, jumlah stok beras mencapai 25.600 ton, yang diperkirakan dapat mencukupi kebutuhan masyarakat hingga 11 bulan ke depan. Jumlah ini akan terus bertambah seiring dengan adanya penyerapan gabah dari petani setempat.
Baca Juga : Petugas Damkar Evakuasi Ular Sanca 5 Meter dari Rumah Warga
Sementara itu, Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Tim Satgas Pangan guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan di wilayahnya.
“Menjelang Lebaran, kebutuhan pangan masyarakat cenderung meningkat. Oleh karena itu, kami bersama Forkopimda memastikan stok beras, gula, dan minyak goreng tetap tersedia serta harga tetap stabil,” ujar Bupati Madiun.
Selain beras, Perum Bulog Cabang Madiun juga memiliki stok gula pasir sebanyak 28 ton dan minyak goreng sebanyak 54.000 liter. Ketersediaan tiga komoditas utama ini dijamin mampu mendukung konsumsi pangan masyarakat lokal maupun pemudik saat perayaan Idulfitri 1446 Hijriah.
Baca Juga : Pemancing Magetan yang Terseret Banjir Ditemukan Tewas di Ngawi
Dengan adanya langkah antisipatif dari Forkopimda Kabupaten Madiun ini, diharapkan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan bahan pokok selama bulan Ramadan hingga Lebaran.
Editor : JTV Madiun