Menu
Pencarian


Jalur SEKAWI Jadi Incaran Investor, Pesisir Donorojo Berpeluang Dikembangkan

JTV Pacitan - Selasa, 20 Oktober 2026 21:08
Jalur SEKAWI Jadi Incaran Investor, Pesisir Donorojo Berpeluang Dikembangkan
Konsep pengembangan wisata di jalur SEKAWI Kecamatan Donorojo. (Foto:Istimewa)

PACITAN - Terbukanya jalur SEKAWI sepanjang 3,35 kilometer mulai membuka peluang pengembangan pariwisata di wilayah selatan Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan. Kawasan yang menghubungkan Desa Sendang, Kalak, dan Widoro tersebut mulai menarik perhatian investor dari luar daerah untuk menjajaki potensi pembangunan vila dan hotel.

Meski demikian, rencana investasi tersebut masih berada pada tahap penjajakan dan pengenalan konsep awal. Hingga saat ini, belum ada kepastian mengenai realisasi pembangunan maupun waktu pelaksanaannya.

Kawasan pesisir selatan Donorojo memiliki potensi berupa tebing karang, perbukitan hijau, serta panorama laut lepas. Dengan terbukanya akses melalui Jalur SEKAWI, wilayah tersebut dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata yang dilengkapi fasilitas akomodasi.

Camat Donorojo, Bagus Nurcahyadi Saputra, membenarkan adanya penjajakan rencana pengembangan kawasan tersebut. Ia menjelaskan, konsep yang diperkenalkan investor sejauh ini masih berupa gambaran awal mengenai kemungkinan pembangunan vila dan hotel sebagai fasilitas pendukung pariwisata.

Baca Juga :   Jalur SEKAWI Jadi Incaran Investor, Pesisir Donorojo Berpeluang Dikembangkan

“Sejauh ini memang baru diperkenalkan gambaran umum dan konsep pengembangannya. Kira-kira bentuk konstruksinya nanti seperti itu, yakni berupa bangunan vila maupun hotel yang berfungsi sebagai sarana pendukung pariwisata di kawasan selatan ini,” ujar Bagus Selasa, (20/10) sore.

Menurutnya, keberadaan jalur ini menjadi salah satu faktor yang meningkatkan daya tarik kawasan tersebut. Akses yang menghubungkan tiga desa itu diharapkan dapat membuka peluang pengembangan destinasi wisata sekaligus mendorong minat investor untuk menjajaki potensi lahan di sekitarnya.

Bagus menyebut, berdasarkan informasi yang diterimanya, terdapat sekitar 10 hingga 15 pemilik lahan di kawasan strategis sepanjang jalur tersebut. Para pemilik lahan itu disebut berasal dari luar Kabupaten Pacitan.

Baca Juga :   Tak Sekadar Permodalan, PNM Hadir Bantu Warga Pacitan Hadapi Kekeringan

“Konstruksi tersebut rencananya akan dibangun oleh para investor yang memang sudah membidik potensi wilayah kita. Kalau kita lihat di sepanjang jalur ini, tercatat ada sekitar 10 sampai 15 orang yang memiliki lahan di area strategis kawasan jalur tersebut. Perlu diketahui, pemilik lahan itu bukan warga lokal, melainkan investor yang berasal dari luar Pacitan,” ungkapnya.

Meski demikian, keberadaan pemilik lahan dari luar daerah tidak serta-merta menandakan bahwa investasi pembangunan vila dan hotel telah terealisasi. Rencana tersebut masih memerlukan tindak lanjut dan kepastian dari pihak-pihak terkait sebelum dapat berlanjut ke tahap pembangunan.

Pemerintah Kecamatan Donorojo berharap, penjajakan investasi ini dapat berkembang menjadi rencana konkret yang memberikan manfaat bagi masyarakat setempat. Jika terealisasi, pengembangan fasilitas akomodasi wisata berpotensi membuka lapangan kerja baru, menggerakkan usaha lokal, serta meningkatkan daya tarik pariwisata Pacitan.

Baca Juga :   Waspada! ISPA di Pacitan Tembus 17 Ribu Kasus, Sebulan Bertambah 1.300 Kasus

Pengembangan kawasan juga diharapkan memperhatikan kelestarian lingkungan pesisir dan memenuhi ketentuan perizinan yang berlaku.

Terbukanya jalur baru tersebut tentu menjadi peluang awal bagi pengembangan kawasan selatan Kecamatan Donorojo. Namun, realisasi investasi vila dan hotel masih menunggu perkembangan proses penjajakan serta kepastian rencana dari para investor. (Edwin Adji)

Editor : JTV Pacitan






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.