NGANJUK - Jalan di sisi sungai di Desa Kedungdowo, Kecamatan Nganjuk, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, longsor. Peristiwa yang terjadi pada Minggu (15/2/2025) sore itu mengancam keselamatan empat rumah warga yang berada tepat di dekat lokasi kejadian.
Longsor terjadi di plengsengan sungai yang berada tepat di sisi jalan. Material longsor sepanjang 10 meter dengan kedalaman sekitar 7 meter itu turut menyebabakan amblesnya badan jalan selebar 1 meter. Akibatnya, lebar jalan yang semula 5 meter kini hanya tersisa 4 meter.
Jarak antara lokasi longsor dengan rumah warga disebut hanya sekitar 4 meter. Kondisi ini membuat para pemilik rumah merasa was-was, terutama saat hujan turun. Mereka khawatir longsor susulan terjadi dan menerjang rumah mereka.
"Setiap hari was-was, apalagi kalau hujan," ujar Sumadi, salah satu pemilik rumah yang lokasinya paling dekat dengan titik longsor.
Baca Juga : Akses Jalan Trenggalek Dibuka Setelah Longsor Dibersihkan
Warga menduga longsor dipicu oleh aliran air sungai yang deras saat hujan. Debit air yang tinggi terus menggerus dinding sungai di sisi jalan hingga akhirnya longsor.
Kondisi ini diperparah dengan putusnya jembatan di sisi titik longsor pada pertengahan tahun lalu. Hingga kini, jembatan tersebut belum kunjung diperbaiki. Kini, giliran jalan di sisi jembatan yang longsor.
Warga berharap pemerintah segera turun tangan membenahi jalan tersebut sebelum memakan korban. Jika tidak segera ditangani, dikhawatirkan longsor akan terus meluas akibat gerusan air sungai. (Achmad Syarwani)
Editor : JTV Kediri



















