MOJOKERTO - Mantan Bupati Mojokerto 2000-2008, Achmady turun gunung dengan menjadi juru kampanye (jurkam) pasangan calon (Paslon) nomor urut 02 Muhammad Al Barra-Muhammad Rizal Oktavian.
Achmady berkampanye Paslon Mubarok (Muhammad Al Barra-Muhammad Rizal Oktavian) di Desa Tambakagung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto.
Dalam kampanyenya, Achmady memperkenalkan Muhammad Rizal Oktavian yang merupakan anaknya.
"Kulo namine (Saya namanya) Achmady, mantan Bupati Mojokerto mulai tahun 2000-2008. Sak meniko, anak kulo mbajeng naminipun (Sekarang, anak sulung saya yang namanya) Muhammad Rizal Oktavian diajak kalian (sama) Gus Barra (Muhammad Al Barra) dados (menjadi) Calon Wakil Bupati," ungkapnya.
Baca Juga : Karangan Bunga Ucapan Selamat Gus Barra-dr Rizal Penuhi Halaman Pemkab Mojokerto
Sekedar diketahui, Calon Bupati (Cabup) Mojokerto nomor urut 2 merupakan putra sulung dari Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Amanatul Ummah, KH Asep Saifuddin Chalim.
"Tapi wonten enten sing taken (Tapi ada yang tanya). dr Rizal kok gede duwur, bapak e kok cilik (dr Rizal kok tinggu besar, bapaknya kok kecil). Nyuwun sewu, kulo matur mawon. Nek kulo niki lahir e ketigo, dr Rizal lahir rendang (Mohon maaf, ya saya bilang. Kalau saya lahirnya pas musim kemarau, dr Rizal pas musim hujan)," kelakarnya.
Baca Juga : Gus Barra-Rizal Menang, Kiai Asep: Mubarok Akan Jadikan Mojokerto Makmur
Jika seorang yang berprofesi sebagai seorang dokter tidak tinggi besar, menurutnya tidak pantas. Achmady memperkenalkan jika sang putra memiliki seorang istri yang juga berprofesi sebagai dokter spesialis anak. Ia pun mempersilahkan jika ada anak Desa Tambakagung yang sakit bisa berobat ke sang menantu, gratis.
"Lanang-wedok niki dokter (Suami-istri itu dokter), sehingga insya Allah Kabupaten Mojokerto, untuk bidang pendidikan tugasnya Gus Barra. Untuk kesehatan dr Rizal. Insya Allah, amargi tiang kalih niku wau niat insun nawaitu pingin mimpin Mojokerto (karena keduanya niat dengan tulus semampu ingin memimpin Mojokerto)," katanya.
Yakni untuk kebaikan Kabupaten Mojokerto kedepan jauh yang lebih baik dibanding saat ini. Achmady menuturkan, jika di pencalonannya kedua kali pada tahun 2005 lalu berhasil memperoleh 87 persen suara masyarakat Kabupaten Mojokerto. Raihan ini tercatat di rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
Baca Juga : Hitung Cepat Pilbup Mojokerto, Gus Barra-dr Rizal Unggul 53,14 Persen Suara
"Namilo kulo suwun, wonten (Sehingga saya minta, di) Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Mubarok, Gus Barra-Mas Rizal angsal (dapat) 90 persen. Tambah 3 persen saja, insya Allah bisa. Panjengan sedoyo (kalian semua) merupakan ujung tombak, wong sing ngarep dewe (orang yang di depan sendiri) untuk memenangkan Mubarok," harapnya.
Achmady berharap kepada masyarakat Desa Tambakagung untuk kompak untuk mencari suara dalam memenangkan pasangan calon (paslon) Mubarok pada, 27 November 2024 mendatang. Karena hari pencoblosan kurang 35 hari lagi. Ia juga meminta agar masyarakat tidak terpancing berita hoax.
"Jangan terpancing dengan berita yang belum tentu kebenarannya karena nantinya akan menjadi kendala. Insya Allah untuk kemenangan Mubarok harus kompak," pintanya.
Baca Juga : Kampanye Pamungkas, Ribuan Warga Mojokerto Siap Menangkan Paslon Mubarok
Dalam setiap kampanye tatap muka yang digelar Cawabup Mojokerto nomor urut 2, Muhammad Rizal Oktavian, sang ayah selalu menemani. Mantan Bupati Mojokerto 2000-2008, Achmady ini selalu ditemani sang istri, menjadi salah satu juru kampanye (jurkam) diantaranya pimpinan partai politik (parpol) pendukung dan pengusung paslon Mubarok. (*)
Editor : M Fakhrurrozi