SURABAYA - Rumah Sakit (RS) Darmo Surabaya terus berupaya menghilangkan kesan angker yang selama ini melekat pada rumah sakit legendaris tersebut.
Upaya ini diwujudkan melalui pendirian gedung baru, yakni Gedung Suprema, yang memiliki fasilitas modern dan layanan untuk menjamin kenyamanan dan keamanan pasien.
Dewan Pembina Yayasan RS Darmo, Prof Doddy M Soebadi menjelaskan bahwa modernisasi ini untuk menjawab tantangan kemajuan teknologi dan memberikan layanan prima, namun tanpa meninggalkan status RS Darmo sebagai cagar budaya.
"Pasien-pasien biasanya mengeluh di sini agak takut. Sekarang di sini kelihatan sekali terang benderang, tidak perlu dikhawatirkan lagi. Sudah terang benderang," jelas Prof. Doddy, Senin (29/9/2025).
Selain itu, Direktur RS Darmo, dr Sulung Budianto mengatakan bahwa pembangunan gedung baru ini didasari oleh kebutuhan pelayanan medis yang semakin tinggi, serta permintaan pasien akan tempat yang lebih nyaman dan aman.
"Jadi, ini menjawab tantangan terhadap kebutuhan dari pelayanan medis. Selain pelayanan medis kan orang ingin mendapatkan pelayanan yang lebih nyaman, yang lebih aman," ujar dr Sulung.
Gedung baru ini memiliki dua lantai, pada lantai dasar dilengkapi dengan fasilitas Gawat Darurat di bagian paling depan, unit Radiologi Rontgen, dan Rehabilitasi Medis.
Sedangkan lantai dua diisi dengan Poliklinik Spesialis dan Preventive Hub yang menyediakan layanan medical check up, vaksinasi, dan konsultasi kesehatan spesifik seperti cardiac profile.
Sementara itu, Ketua Pengurus Yayasan RS Darmo, dr Pranawa menyebut RS Darmo termasuk sebagaib 'green hospital'.
"Kita ini di Surabaya RS Darmo ini sebagai rumah sakit yang memberikan ruang sangat lega, tempatnya yang strategis dengan halaman yang luas, dengan taman yang baik," ujar dr Pranawa.
Ia menambahkan, lingkungan yang asri dan udara segar akan membantu pasien lebih cepat sembuh, ditambah dengan layanan teknologi medis terkini. (*)
Editor : M Fakhrurrozi



















