Menu
Pencarian

Gudang SD Ambruk, 171 Gedung Sekolah di Magetan Butuh Penanganan Serius

JTV Madiun - Selasa, 14 April 2026 14:45
Gudang SD Ambruk, 171 Gedung Sekolah di Magetan Butuh Penanganan Serius
Sekolah rusak

MAGETAN - Kondisi infrastruktur pendidikan di Kabupaten Magetan kembali menjadi sorotan setelah sebuah bangunan gudang di SD Negeri 2 Bendo roboh. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa ini menjadi alarm penting bagi percepatan perbaikan sarana pendidikan demi menjamin keselamatan siswa dan tenaga pendidik.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 12 April 2026, di SD Negeri 2 Bendo, Kecamatan Bendo. Gudang yang telah berusia tua itu ambruk usai diguyur hujan dengan intensitas tinggi. Beruntung, saat kejadian tidak ada aktivitas di sekitar lokasi sehingga tidak menimbulkan korban.

Insiden ini mencerminkan kondisi sejumlah bangunan sekolah di Magetan yang memerlukan perhatian serius. Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikpora) mencatat terdapat 171 gedung sekolah yang mengalami kerusakan, baik di tingkat sekolah dasar maupun sekolah menengah pertama.

Kerusakan tersebut terbagi dalam tiga kategori, yakni ringan, sedang, dan berat. Pemerintah daerah pun dihadapkan pada tantangan besar untuk melakukan perbaikan secara bertahap dengan mempertimbangkan skala prioritas.

Baca Juga :   Harga Aspal Melonjak, Proyek Jalan di Magetan Terdampak

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dikpora Magetan, Irawan, menyatakan bahwa pihaknya telah menyusun langkah penanganan berdasarkan tingkat kerusakan.

“Kami memprioritaskan perbaikan pada sekolah dengan kerusakan sedang hingga berat. Sementara untuk kerusakan ringan, penanganannya dilakukan melalui pemeliharaan oleh masing-masing sekolah,” ujar Irawan.

Menurutnya, robohnya gudang di SD Negeri 2 Bendo disebabkan oleh kombinasi faktor cuaca ekstrem dan kondisi bangunan yang sudah tidak layak. Meski bukan ruang kelas, keamanan lingkungan sekolah tetap menjadi perhatian utama.

Baca Juga :   Gudang SD Ambruk, 171 Gedung Sekolah di Magetan Butuh Penanganan Serius

Upaya perbaikan sebenarnya telah dilakukan pada tahun 2025, dengan dukungan anggaran dari pemerintah pusat untuk 14 sekolah dasar dan 2 sekolah menengah pertama. Namun jumlah tersebut dinilai belum mencukupi untuk menangani seluruh kerusakan yang ada.

Pada tahun 2026, pemerintah daerah kembali mengusulkan perbaikan untuk sekitar 25 sekolah dasar dan 15 sekolah menengah pertama. Saat ini, usulan tersebut masih menunggu proses administrasi dan persetujuan dari pemerintah pusat.

Selain itu, sekolah juga diminta aktif memperbarui data kondisi sarana dan prasarana melalui sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Langkah ini dinilai penting agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran.

Baca Juga :   Gudang SDN Bendo 2 Magetan Roboh Usai Hujan Lebat, Truk Warga Tertimpa

Dengan masih banyaknya sekolah yang mengalami kerusakan, percepatan perbaikan infrastruktur menjadi kebutuhan mendesak. Hal ini penting untuk memastikan keselamatan, kenyamanan, serta kelancaran proses belajar mengajar di Kabupaten Magetan.

Editor : JTV Madiun






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.