KEDIRI - Aktivitas bongkar muat di gudang material CV Lancar Terus Jaya di Jalan Cakarwesi Raya, Kelurahan Tosaren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, dikeluhkan warga. Kegiatan yang berlangsung pada jam sibuk pagi hari memicu kemacetan hingga berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Keluhan datang dari warga Lingkungan Cakarwesi, khususnya di sekitar RT 39 RW 14. Truk pengangkut material kerap berhenti di badan jalan saat bongkar muat. Kondisi itu mempersempit akses jalan dan menghambat aktivitas masyarakat yang hendak berangkat kerja maupun sekolah.
“Sering macet, apalagi pagi hari. Jalan jadi sempit karena tertutup truk,” keluh salah satu warga saat mediasi berlangsung.
Selain mengganggu kelancaran lalu lintas, situasi tersebut juga dinilai rawan kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor yang harus melintas di jalur sempit.
Baca Juga : Infone Warga JTV: Sampah Berserakan di Gubeng hingga Teror Sarang Tawon Vespa di Sidoarjo
Menindaklanjuti keluhan itu, dilakukan mediasi antara warga dan pihak gudang dengan konsep “ngopi bareng”. Hadir dalam pertemuan tersebut BKTM Kelurahan Tosaren AIPTU Yulianto, Kasi Ekbang Ari Kusuma, perwakilan warga, serta pemilik gudang, Sunawan Bagus Prasetya.
Hasilnya, disepakati sejumlah langkah untuk mengurangi dampak aktivitas gudang. Di antaranya, kendaraan operasional tidak lagi antre di badan jalan, melainkan dialihkan ke lahan kosong di Perumahan Graha Mukti Regency RT 45 RW 14.
Selain itu, aktivitas bongkar muat diatur ulang. Kegiatan baru diperbolehkan dimulai pukul 07.15 WIB, setelah jam padat aktivitas warga.
Pemilik gudang juga menyatakan kesediaannya memberikan kompensasi kepada warga sekitar melalui ketua RT setempat. Kesepakatan ini diharapkan mampu meredam keluhan sekaligus menjaga kelancaran arus lalu lintas di kawasan tersebut. (Simon Bagus)
Editor : JTV Kediri



















