TRENGGALEK - Pemerintah Kabupaten Trenggalek tidak membiarkan kursi kepemimpinan kosong terlalu lama. Hanya berselang sehari setelah melantik delapan pejabat pimpinan tinggi (JPT) definitif, Pemkab langsung menunjuk delapan Pelaksana Tugas (PLT) untuk mengisi kekosongan jabatan di organisasi perangkat daerah (OPD).
Langkah cepat ini diambil untuk memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan lancar tanpa gangguan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Trenggalek, Edy Soepriyanto, menjelaskan bahwa penunjukan PLT ini merupakan konsekuensi logis dari mutasi yang dilakukan. Sejumlah posisi otomatis kosong setelah pejabatnya dimutasi atau mendapatkan promosi.
"Kami lakukan ini agar tidak ada kekosongan tugas. Pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan," ujar Edy.
Baca Juga : Rotasi Usai Halalbihalal, Mas Ipin Lantik 9 Pejabat Sekaligus
Menariknya, penunjukan PLT kali ini tidak hanya untuk posisi yang benar-benar baru. Sebagian posisi merupakan perpanjangan masa tugas PLT sebelumnya yang dinilai masih dibutuhkan.
Seluruh PLT yang ditunjuk telah mulai aktif menjalankan tugas sejak 1 April 2026, tepat sehari setelah proses mutasi jabatan definitif rampung.
Meski mengisi dengan PLT, Pemkab Trenggalek tidak berniat membiarkan status "pelaksana tugas" ini berlarut-larut. Ke depan, seluruh posisi JPT yang masih kosong akan diisi melalui mekanisme seleksi terbuka.
Baca Juga : Penyegaran Birokrasi Magetan, Puluhan Pejabat Dirotasi dan Dilantik
Seleksi ini rencananya akan diikuti oleh pejabat administrator eselon tiga yang dinilai berpotensi untuk naik jabatan.
"Kami akan segera membuka proses seleksi secara profesional dan transparan," imbuh Edy.
Di sisi lain, Pemkab juga sudah mengantisipasi adanya kekosongan baru di level bawah akibat efek domino mutasi. Posisi-posisi yang ditinggalkan oleh pejabat yang kini menjabat sebagai PLT akan segera diisi kembali.
Baca Juga : Kepala SD di Tulungagung Tolak Mutasi, Kena Sanksi Penurunan Pangkat
Berikut adalah delapan pejabat yang kini mengemban amanah sebagai Pelaksana Tugas (PLT) di Trenggalek:
Dengan ditunjuknya para PLT ini, aktivitas pemerintahan di Trenggalek dipastikan tetap berjalan normal. Kini masyarakat dan stakeholder tinggal menunggu proses seleksi terbuka untuk mendapatkan pejabat definitif di masing-masing OPD. (Moch. Herlambang)
Editor : JTV Kediri


















