MADIUN - Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kota Madiun terus menggencarkan Gerakan Serentak Bersama Kepala Daerah (Gentas) TBC melalui penemuan kasus dan skrining terintegrasi dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Upaya ini dilakukan untuk mempercepat penanganan tuberkulosis (TBC) sekaligus mendukung target eliminasi TBC di Kota Madiun pada 2030.
Pada 2026, target penemuan kasus TBC di Kota Madiun mencapai 1.312 kasus. Hingga saat ini, tercatat 777 kasus positif, terdiri atas 247 kasus warga dalam kota dan 530 kasus dari luar kota. Dinas Kesehatan menargetkan 90 persen kasus dapat tertangani sepanjang tahun ini.
Perhatian khusus juga diberikan terhadap penanganan TBC pada anak. Berdasarkan data yang tersedia, terdapat 70 kasus TBC anak, dengan mayoritas pasien berusia balita. Penularan dapat terjadi melalui kontak erat dengan penderita, termasuk di lingkungan keluarga. Karena itu, pemantauan pertumbuhan dan kondisi kesehatan anak melalui posyandu menjadi salah satu upaya untuk mengenali gejala sejak dini dan mendorong pemeriksaan lebih lanjut.
Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, turut mendorong penguatan upaya deteksi dini dan penanganan TBC. Pemerintah kota berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat agar pemeriksaan dapat dilakukan lebih cepat sehingga penularan dapat ditekan.
Baca Juga : Geger Temuan Ribuan Jarum Suntik di Parit Tambak Sumur Sidoarjo, Diduga Limbah Medis Clinic
Sepanjang 2026, skrining TBC telah menjangkau 41 dari total 68 lokasi yang ditargetkan. Lokasi tersebut meliputi kelurahan, sekolah, hingga instansi pemerintahan. Pelaksanaan skrining akan terus diperluas untuk meningkatkan penemuan kasus dan memutus rantai penularan di masyarakat.
Pelaksana Harian Kepala Dinkes PPKB Kota Madiun, dr. Wahyu Hetty, menjelaskan bahwa skrining TBC diintegrasikan dengan wawancara bersama keluarga terdekat, tes Mantoux, serta program CKG. Pemeriksaan juga didukung penggunaan peralatan portable X-ray di lokasi CKG sesuai pelaksanaan program.
Melalui penguatan skrining, penemuan kasus, dan penanganan berkelanjutan, Pemerintah Kota Madiun berharap semakin banyak kasus TBC dapat terdeteksi dan ditangani. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan Kota Madiun bebas TBC pada 2030.
Editor : JTV Madiun




















