JOMBANG - Sebuah gudang di lingkungan Madrasah Tsanawiyah di Pondok Pesantren Denanyar, Jombang, mengalami kebakaran hebat yang memicu kepanikan para siswa yang sedang melaksanakan kegiatan belajar. Asap pekat yang terjebak di dalam ruangan akibat minimnya ventilasi membuat petugas sempat mengalami kesulitan untuk menjangkau titik api. Peristiwa ini terjadi pada Senin (5/10/2026).
"Kita mendapat laporan terkait dengan asap tebal di sekolah, di bau yang anyar. Setelah itu kita turunkan personel untuk melihat, ternyata memang di dalam ada titik api dan teman-teman sedang melaksanakan pemadaman di dalam," ujar Wiko F Diaz, selaku Kepala Pelaksana BPBD Jombang.
Sejumlah armada mobil pemadam dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang dikerahkan ke lokasi pesantren Mambaul Ma'arif Denanyar untuk menjinakkan api.
Petugas pemadam kebakaran harus mengenakan peralatan lengkap beserta tabung oksigen demi menembus pekatnya kepulauan asap demi mendekati sumber api di dalam gudang penyimpanan kertas dan plastik tersebut.
Baca Juga : Yenny Wahid Berharap Muktamar NU Hasilkan Keputusan Untuk Kemaslahatan Masyarakat
"Informasinya gudang penyimpanan, cuma kita masih belum bisa melihat secara keseluruhan karena diselimuti asap tebal dan teman-teman masuk juga menggunakan APD SCBA," imbuhnya.
Kejadian yang berlangsung mendadak di tengah jam pelajaran ini praktis membuat para siswa berhamburan keluar kelas guna menghindari bahaya sesak napas akibat asap.
Petugas di lapangan bahkan terpaksa menjebol dan memecahkan sejumlah kaca jendela serta membongkar ventilasi agar sirkulasi udara di dalam gedung bisa kembali terbuka.
Baca Juga : Bulan Kemerdekaan, Persewaan Proyektor Film Jadul di Jombang Meningkat
"Dikarenakan ruangannya kurang ventilasi, terus asapnya cukup tebal, jarak pandang terbatas, sehingga teman-teman masih berjibaku untuk melakukan penanganan di dalam," pungkas Diaz.
Meskipun kobaran api utama tidak lagi tampak secara kasat mata, hingga Senin siang petugas masih terus berjibaku melakukan proses pembasahan di area gudang untuk memastikan tidak ada titik api tersisa yang memicu kepulan asap baru. Sementara itu, aparat kepolisian masih mendalami insiden tersebut guna menyelidiki secara pasti penyebab terjadinya kebakaran.
Editor : Iwan Iwe



















