LAMONGAN - Satpolairud Polres Lamongan terus memperkuat upaya pembinaan generasi muda melalui pendekatan edukatif di lingkungan sekolah. Salah satunya dengan menghadirkan Kepala Satuan Polairud Polres Lamongan, AKP Guntur, sebagai inspektur upacara di SMK Negeri 1 Brondong, Lamongan.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.00 WIB tersebut diikuti sekitar 400 siswa dan 48 guru SMKN 1 Brondong. AKP Guntur hadir bersama anggota Satpolairud Polres Lamongan serta personel kapal yang diperbantukan (BKO) Ditpolairud Polda Jawa Timur.
Dalam kesempatan tersebut, AKP Guntur menyampaikan amanat Kapolres Lamongan sekaligus mengenalkan tugas pokok dan fungsi Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) kepada para siswa.
Ia menekankan pentingnya membangun karakter generasi muda yang disiplin, taat aturan, serta mampu menjaga perilaku di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
“Para siswa harus menjauhi narkoba, tidak terlibat tawuran, menghindari vandalisme, serta tidak melakukan perundungan atau bullying. Hal-hal tersebut tidak hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga dapat berdampak pada masa depan dan lingkungan sekitar,” tegas AKP Guntur.
Selain itu, para siswa diimbau untuk menghormati orang tua dan guru, menjaga kesehatan, serta turut menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif, khususnya di lingkungan sekolah.
Menurut AKP Guntur, pembinaan kepada pelajar merupakan bagian dari upaya menanamkan kesadaran hukum sejak dini. Dengan pemahaman tersebut, para siswa diharapkan mampu membedakan perilaku yang benar dan salah serta tidak mudah terjerumus dalam tindakan yang melanggar hukum.
Sementara itu, Direktur Kepolisian Perairan dan Udara Polda Jawa Timur, Kombes Pol. Dr. Arman Asmara Syarifuddin, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat harus diwujudkan melalui kegiatan nyata yang memberikan manfaat dan membangun kedekatan dengan berbagai lapisan masyarakat, termasuk kalangan pelajar.
“Polri tidak sekadar hadir di tengah masyarakat, tetapi juga harus mampu mengajak masyarakat berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Kesadaran untuk mematuhi aturan, menjauhi segala bentuk pelanggaran hukum, serta berani melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas yang melanggar hukum merupakan bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” ujarnya.
Ia menambahkan, pendekatan langsung melalui kegiatan sosial, edukasi, dan pembinaan menjadi salah satu upaya mempererat hubungan Polri dengan masyarakat. Melalui interaksi tersebut, Polri dapat membangun komunikasi, menumbuhkan kepercayaan, sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya menjaga keamanan secara bersama-sama.
Di lingkungan pendidikan, pendekatan tersebut juga menjadi sarana strategis untuk menanamkan kedisiplinan, kesadaran hukum, serta kepedulian terhadap sesama sejak usia sekolah.
Dengan kegiatan ini, Satpolairud Polres Lamongan berharap para siswa SMKN 1 Brondong dapat menjadi generasi muda yang berkarakter, bertanggung jawab, serta berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.
Upaya tersebut sejalan dengan semangat Polri untuk terus hadir secara humanis, membangun sinergi dengan masyarakat, dan mewujudkan situasi kamtibmas yang aman serta kondusif di wilayah Jawa Timur. (*)
Editor : M Fakhrurrozi




















