Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, mengaku kecewa dengan performa permainannya setelah mengalami kekalahan sehingga terhenti di babak 16 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026.
Berstatus unggulan ketiga, Jonatan tak mampu memanfaatkannya untuk melaju lebih jauh. Jonatan tersingkir setelah takluk dari Rasmus Gamke dari Denmark dalam pertarungan tiga gim.
Sejatinya, Jonatan berhasil menang meyakinkan pada gim pertama dengan skor 21-11. Sayangnya, konsistensi tersebut tak mampu dilanjutkan sehingga kalah 13-21, 18-21 dua gim setelahnya.
"Setelah menang di gim pertama, tadi gim keduanya agak sedikit turun tempo permainannya. Dan dia mengambil kesempatan itu. Ini harus dipikirkan lagi sebagai bahan evaluasi," tutur Jonatan selepas main.
"Awal gim ketiga saya kembalikan ritmenya tapi dia juga menaikkan tempo dan itu membuat saya keteteran. Sangat kecewa pastinya karena saya datang ke sini dengan harapan yang besar serta fokus yang sudah bagus juga," tutur atlet 28 tahun ini menambahkan.
Dengan kekalahan tersebut, Indonesia hanya menyisakan Alwi Farhan yang tampil di perempat final. Bagi Jonatan, catatan buruk menghantuinya dengan belum pernah meraih medali Kejuaraan Dunia BWF.
Selain itu, Jonatan juga menutup peluang untuk menduduki ranking satu. Andai lolos ke final, Jonatan bisa menjadi tunggal putra nomor satu. Sayangnya, terhenti di babak 16 besar membuat kans tersebut sirna.
Baca Juga : Jadwal Kejuaraan Dunia BWF 2026: Alwi Farhan Tantang Jagoan Tuan Rumah, Ganda Putri Hadapi Lawan Berat
Editor : Khasan Rochmad

















