PACITAN - Gelaran Festival Film Horor (FFH) Pacitan 2026 tak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga membawa dampak positif bagi perputaran ekonomi warga. Ramainya pengunjung yang mendatangi lapak-lapak Pasar Hantu di lapangan voli Alun-alun Pacitan turut mendongkrak penjualan para pedagang.
Sejak festival berlangsung, kawasan Pasar Hantu menjadi salah satu titik yang ramai dikunjungi warga. Beragam dagangan yang ditawarkan pelaku usaha lokal menjadi pilihan pengunjung untuk berbelanja sekaligus menikmati suasana festival.
Dampak positif tersebut dirasakan langsung oleh Linda Widyawati, salah satu pedagang yang turut memasarkan dagangannya di Pasar Hantu. Ia mengaku, meningkatnya jumlah pengunjung berimbas pada kenaikan omzet penjualan dibandingkan hari biasa.
“Alhamdulillah, selama ada Festival Film Horor ini pengunjung cukup ramai. Omzet juga meningkat, bahkan bisa sampai 80 persen dibandingkan hari biasa,” ungkap Linda Kamis, (15/10) malam.
Baca Juga : Berbalut Kostum Hantu, 120 Pelari Meriahkan FFH Pacitan
Menurutnya, keramaian festival menjadi peluang tersendiri bagi para pedagang untuk meningkatkan pendapatan. Ia berharap, kegiatan serupa dapat terus digelar sehingga memberikan ruang bagi pelaku usaha kecil untuk memasarkan produk mereka.
Tak hanya pedagang, antusiasme juga terlihat dari pengunjung yang memadati kawasan Pasar Hantu. Kehadiran festival ini menjadi pilihan hiburan bagi masyarakat sekaligus memberikan pengalaman berbeda melalui suasana pasar yang meriah.
Niken, salah seorang pengunjung mengaku tertarik datang karena ingin merasakan langsung suasana Festival Film Horor Pacitan 2026. Selain menikmati hiburan, pengunjung juga bisa berkeliling melihat berbagai lapak dan membeli jajanan yang tersedia.
Baca Juga : Daya Tarik Pantai Taman Menurun, Pemkab Pacitan Siapkan Strategi Pengembangan
“Suasananya ramai dan menarik. Banyak pilihan jajanan, jadi selain menikmati festival, kami juga bisa kulineran bersama keluarga,” ujarnya.
Ramainya kunjungan tersebut menunjukkan bahwa kegiatan hiburan dan pariwisata berpotensi memberikan efek berganda bagi perekonomian lokal. Selain menjadi ruang rekreasi masyarakat, Pasar Hantu juga membuka peluang bagi pedagang untuk meningkatkan penjualan dan memperluas jangkauan pasar.
Dengan demikian, FFH Pacitan 2026 tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga turut menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat melalui ramainya transaksi di kawasan Alun-alun Pacitan dan sekitarnya. (Edwin Adji)
Editor : JTV Pacitan























