Menu
Pencarian

Es Campur 22 Pak Cipto, Kuliner Legendaris Kediri yang Bertahan Sejak 1980

JTV Kediri - Rabu, 3 Juni 2026 10:11
Es Campur 22 Pak Cipto, Kuliner Legendaris Kediri yang Bertahan Sejak 1980
Es Campur Pak Cipto di Pasar Selowarih, Dandangan, Kota Kediri. ( Foto : Beny Kurniawan)

KEDIRI - Di tengah menjamurnya kuliner kekinian, sebuah kedai sederhana di kawasan Pasar Selowarih, Kelurahan Dandangan, Kota Kediri, tetap bertahan dan menjadi favorit pelanggan. Namanya Es Campur 22 Pak Cipto, kuliner legendaris yang sudah berdiri sejak 1980.

Sekilas, kedai ini tampak seperti warung es biasa. Namun, racikan es campur buatan Sucipto telah menemani warga Kediri selama puluhan tahun.

Nama Es Campur 22 diambil dari nama sang pendiri, Sucipto, warga Jalan Setono, Kelurahan Ngadirejo, Kota Kediri. Rumahnya pun tidak jauh dari lokasi tempat ia berjualan setiap hari.

Sucipto mengaku memulai usaha tersebut karena saat itu belum ada penjual es campur di kawasan Pasar Selowarih. Berbekal rasa penasaran, ia belajar secara otodidak dengan mencicipi berbagai jenis es dari sejumlah daerah.

Baca Juga :   Jembatan Kaliombo 1 Kota Kediri Dibongkar, Jalur Kediri-Tulungagung Ditutup Total 7 Bulan

Setelah mencoba berbagai racikan, akhirnya lahirlah resep es campur khas yang kini dikenal pelanggan karena cita rasanya yang berbeda dibanding es campur pada umumnya.

Dalam satu porsi, Es Campur 22 berisi ketan hitam, degan muda, kacang hijau, buah semangka, serta kuah santan gurih. Perpaduan bahan tersebut menghadirkan sensasi segar yang cocok dinikmati saat cuaca panas.

Salah satu pembeli, Lilik Wahyuni, mengaku menyukai cita rasa es campur tersebut karena kombinasi ketan hitam dan buah semangka memberikan kesegaran tersendiri.

Baca Juga :   Lepas 280 Calon Jemaah Haji Kota Kediri, Vinanda Minta Jaga Kesehatan dan Kekompakan

“Rasanya beda dan segar. Apalagi campuran ketan hitamnya cocok dipadukan dengan buah semangka,” ujarnya.

Meski telah puluhan tahun berdiri, pelanggan Es Campur 22 terus berdatangan setiap hari. Bahkan saat akhir pekan, pengunjung datang dari luar daerah untuk mencicipi kuliner legendaris tersebut.

Sucipto mengatakan, dalam sehari dirinya bisa menghabiskan hingga enam kilogram ketan hitam dan kacang hijau untuk memenuhi permintaan pelanggan.

Baca Juga :   Antisipasi Koper Tertukar, Calon Jemaah Haji Kota Kediri Pasang Boneka hingga Tutup Galon

Menariknya lagi, harga satu porsi Es Campur 22 masih sangat terjangkau. Pembeli cukup merogoh kocek Rp 4 ribu untuk menikmati kesegaran es campur legendaris ini.

Kedai Es Campur 22 Pak Cipto buka setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 17.00 WIB. (Beny Kurniawan)

Editor : JTV Kediri






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.