PACITAN - Edwin Aji resmi terpilih sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pacitan periode 2026–2029. Wartawan JTV tersebut terpilih secara aklamasi dalam Konferensi IV PWI Kabupaten Pacitan. Edwin menggantikan Sujarismanto yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua PWI Kabupaten Pacitan. Usai terpilih, Edwin kemudian resmi dikukuhkan oleh Ketua PWI Provinsi Jawa Timur Lutfil Hakim di Sekretariat PWI Provinsi Jawa Timur.
Dalam sambutannya sebagai ketua terpilih, Edwin menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia mengakui, amanah memimpin organisasi wartawan bukanlah tanggung jawab yang ringan. “Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya untuk memimpin PWI Kabupaten Pacitan. Jujur, amanah ini bukanlah sesuatu yang ringan,” kata Edwin.
Menurut Edwin, menjadi ketua bukan berarti menjadi orang yang paling hebat, paling tahu, maupun paling benar. Justru, seorang ketua harus mampu mendengar lebih banyak, belajar lebih banyak, dan bekerja lebih keras untuk kepentingan bersama. “Menjadi ketua bukan berarti menjadi yang paling hebat, bukan pula berarti paling tahu dan paling benar. Justru menjadi ketua berarti harus siap mendengar lebih banyak, belajar lebih banyak, dan bekerja lebih keras untuk kepentingan bersama,” ujarnya.
Karena itu, Edwin menegaskan tidak ingin berjalan sendiri dalam memimpin PWI Pacitan. Ia ingin organisasi tersebut menjadi rumah bersama bagi seluruh anggota, sekaligus menjadi ruang untuk berdiskusi, bertukar pikiran, meningkatkan kapasitas, dan memperjuangkan kepentingan wartawan secara bermartabat.
Baca Juga : Dukung Ketahanan Energi Nasional, PLN Nusantara Power UP Pacitan Sambut Kunjungan BPK Jatim dan Dinas ESDM
Edwin juga memastikan akan melanjutkan berbagai hal baik yang telah berjalan di PWI Pacitan selama ini. “Apa yang sudah ada di PWI Kabupaten Pacitan saat ini sudah sangat baik. Sebagai ketua baru, saya ingin melanjutkan apa yang sudah ada. Kalau ada yang harus dibenahi, tentu saya akan mendengarkan masukan dan arahan dari teman-teman semua,” jelasnya.
Disisi lain, ketua terpilih itu menyebut tantangan dunia jurnalistik saat ini semakin besar. Kecepatan arus informasi, perkembangan media sosial, hingga transformasi digital membuat wartawan dituntut semakin profesional dan adaptif. Di tengah kondisi tersebut, menurutnya, pers tetap harus mampu memberikan informasi yang benar, berimbang, dan dapat dipercaya masyarakat.
“Kecepatan informasi sering kali mengalahkan ketelitian. Media sosial membuat semua orang bisa menjadi penyampai informasi. Sementara masyarakat semakin membutuhkan pers yang mampu memberikan informasi yang benar, berimbang, dan dapat dipercaya,” katanya.
Baca Juga : Konjen Jepang Takonai Susumu Monev Bantuan Pendidikan di Pacitan
Ia menegaskan PWI harus tetap berdiri pada prinsip-prinsip jurnalistik dan menjadi wadah yang mendorong wartawan untuk terus menjaga profesionalitas. Edwin juga mengajak seluruh anggota PWI Pacitan untuk tetap menjaga persaudaraan meski terdapat perbedaan pandangan.
“Kita boleh berbeda pandangan, kita boleh berbeda pilihan. Tetapi jangan sampai perbedaan membuat kita kehilangan persaudaraan. Mari kita jadikan perbedaan sebagai kekuatan, bukan sebagai alasan untuk saling menjatuhkan,” tegasnya.
Ke depan, Edwin ingin PWI Pacitan tidak hanya aktif dalam kegiatan organisasi, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah. Menurutnya, PWI harus mampu menjalankan fungsi kontrol sosial sekaligus menjadi mitra kritis pemerintah.
Baca Juga : Konjen Jepang Serahkan Mobil Unit Donor Darah Senilai Rp695 Juta untuk PMI Pacitan
“Kita harus mampu menjadi mitra kritis pemerintah. Ketika kebijakan pemerintah baik, kita berikan apresiasi. Namun ketika ada yang perlu dikritisi, kita sampaikan kritik secara profesional dan berdasarkan data,” ujarnya.
Ia menegaskan, fungsi kontrol sosial harus dijalankan secara profesional dengan tetap mengedepankan data dan prinsip jurnalistik. Selain itu, peningkatan kompetensi dan kesejahteraan wartawan juga menjadi perhatian Edwin dalam kepemimpinannya.
Ia mendorong wartawan di Pacitan untuk terus meningkatkan kemampuan, mengikuti perkembangan teknologi, memahami digitalisasi media, sekaligus tetap menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers. “Saya percaya, pers yang kuat lahir dari wartawan yang kompeten, organisasi yang solid, dan lingkungan kerja yang sehat,” ungkapnya.
Baca Juga : Wisuda ke-27 STKIP PGRI Pacitan, 455 Mahasiswa Lulus dari 7 Program Studi
Edwin pun mengajak seluruh anggota PWI Pacitan untuk bersama-sama membangun organisasi agar semakin solid, profesional, dan mampu menghadapi tantangan dunia jurnalistik ke depan. (*)
Editor : JTV Pacitan



















