Menu
Pencarian


3 Hari Usai Purbaya Dicopot dari Menkeu, BGN Dapat Anggaran Rp240 Triliun

Portaljtv.com - Senin, 21 September 2026 14:01
3 Hari Usai Purbaya Dicopot dari Menkeu, BGN Dapat Anggaran Rp240 Triliun
Rapat BGN dengan Komisi IX di Gedung DPR, Kamis (17/9/2026). (Foto: Humas BGN)

JAKARTA - Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat resmi menyetujui pagu alokasi anggaran Badan Gizi Nasional (BGN) untuk tahun anggaran 2027 sebesar Rp240,20 triliun. Keputusan krusial tersebut diambil dalam Rapat Dengar Pendapat yang dilangsungkan di kompleks DPR RI, Jakarta, pada Kamis, (17/9/2026).

“Bagaimana bapak ibu? Setuju ya?,” tanya Wakil Ketua Komisi IX DPR sekaligus pimpinan rapat, Yahya Zaini, saat meminta persetujuan para anggota dewan yang hadir di ruang sidang. Seluruh anggota Komisi IX secara mufakat menyatakan setuju.

Dari total pagu anggaran sebesar Rp240,20 triliun tersebut, alokasi dana dibagi secara rinci ke dalam dua program utama lembaga. Sebesar Rp232,88 triliun atau setara dengan 96,95 persen difokuskan untuk Program Pemenuhan Gizi Nasional, sementara sisa dana sebesar Rp7,33 triliun dialokasikan guna mendukung kebutuhan manajemen operasional lembaga.

“Terdapat efisiensi sebesar Rp30 triliun, khususnya pada anggaran MBG, sehingga alokasi pagu anggaran BGN tahun 2027 ditetapkan menjadi sebesar Rp240,20 triliun. Angka inilah yang menjadi dasar rencana kerja dan anggaran yang kami sampaikan pada hari ini,” jelas Kepala BGN, Sudaryono.

Baca Juga :   Kepala BGN Keluarkan 1.653 Sekolah dari Sasaran Program MBG

Porsi terbesar dari alokasi anggaran pemenuhan gizi tersebut diarahkan secara khusus untuk menyukseskan program Makan Bergizi Gratis atau MBG dengan nilai mencapai Rp232,50 triliun. Melalui dana yang masif ini, Badan Gizi Nasional menargetkan total penerima manfaat pada tahun 2027 dapat menjangkau hingga 72.464.886 jiwa di seluruh wilayah Indonesia.

"Fokus kita ke depan bukan hanya pada perluasan jumlah penerima manfaat. Yang lebih penting adalah memastikan bahwa penyediaan makanan benar-benar tepat sasaran, memenuhi standar kualitas dan keamanan, serta memberikan dampak nyata terhadap perbaikan status gizi masyarakat,” tegasnya.

Rincian target penerima manfaat tersebut mencakup sebanyak 60.599.777 anak sekolah yang mendapatkan alokasi dana sebesar Rp198,96 triliun. Selain itu, sebanyak 11.865.109 penerima manfaat dari kelompok ibu hamil, ibu menyusui, serta balita turut disokong melalui alokasi anggaran sebesar Rp33,54 triliun guna menekan angka stunting secara nasional. (Tengku Abdillah Ayyub)

Baca Juga :   MK Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan Mulai 2028

Editor : Iwan Iwe






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.