Menu
Pencarian

Dua WNA Diduga Gasak Uang Kasir Toko di Ponorogo dengan Modus Tukar Uang

JTV Madiun - Selasa, 9 Juni 2026 13:30
Dua WNA Diduga Gasak Uang Kasir Toko di Ponorogo dengan Modus Tukar Uang
WNA gasak uang di kasir

PONOROGO - Aksi dugaan penipuan dengan modus penukaran uang yang dilakukan dua warga negara asing (WNA) terekam kamera pengawas atau CCTV sebuah toko perabotan rumah tangga di Kelurahan Banyudono, Kecamatan Ponorogo, Kabupaten Ponorogo, Sabtu siang.

Dalam rekaman CCTV, kedua pria tersebut terlihat masuk ke dalam toko dan langsung menuju meja kasir. Mereka kemudian meminta penjaga toko untuk menukarkan sejumlah uang.

Saat proses penukaran berlangsung, kedua pria itu terus berkomunikasi menggunakan bahasa asing. Kondisi tersebut diduga membuat penjaga toko kebingungan dan kehilangan konsentrasi saat melayani transaksi.

Penjaga toko, Fajar Ainur, mengatakan pelaku beberapa kali mengubah nominal uang yang hendak ditukarkan sehingga membuat dirinya kesulitan mengikuti permintaan mereka.

Baca Juga :   Insiden WNA Tuntas, Operasional PT Sun Paper Source Kembali Normal

"Mereka terus berbicara menggunakan bahasa asing dan menunjukkan beberapa lembar uang. Saya jadi bingung saat menghitung dan melayani penukaran uang tersebut," ujar Fajar.

Diduga memanfaatkan situasi tersebut, pelaku mengambil sejumlah uang dari laci kasir tanpa menyerahkan uang penukaran sesuai kesepakatan. Setelah berhasil menjalankan aksinya, kedua pria itu langsung meninggalkan lokasi.

Korban baru menyadari telah menjadi korban penipuan setelah para pelaku pergi dari toko. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp300 ribu.

Rekaman CCTV yang merekam aksi kedua pria tersebut kemudian diserahkan kepada pihak kepolisian sebagai bahan penyelidikan.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Ponorogo, Iptu Ibnu Harjito, membenarkan adanya laporan dugaan penipuan tersebut. Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi para pelaku.

"Kami telah menerima laporan dan mengamankan rekaman CCTV. Saat ini anggota masih melakukan penelusuran untuk mengidentifikasi serta melacak keberadaan kedua terduga pelaku," jelas Iptu Ibnu Harjito.

Polisi juga mengimbau masyarakat, khususnya pemilik dan penjaga toko, agar lebih waspada saat melayani transaksi penukaran uang maupun aktivitas lain yang dianggap mencurigakan. Jika menemukan kejadian serupa, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada pihak kepolisian terdekat.

Editor : JTV Madiun






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.