SIDOARJO - Laga final ganda putra remaja Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Bulu Tangkis Sidoarjo 2026 berlangsung sengit dan penuh drama. Pasangan "gado-gado" PB. Ekajaya/PB. Arya, Maulud Cesar Aya Rabbani/Muhammad Azril Maulana, sukses merengkuh gelar juara usai membekuk Hazel Agis Pradana/Ricardo Yoga Pamungkas dalam pertempuran tiga set yang menguras emosi dan stamina.
Bertanding di GOR Cemerlang, Bulu Sidokare, Sidoarjo, Sabtu (29/8/2026) petang, duel penutup turnamen bergengsi tingkat kabupaten ini menyajikan atmosfer yang luar biasa riuh. Penonton yang memadati gelanggang disuguhkan aksi adu gempur dan reli-reli cepat berdurasi panjang.
Turun mengenakan jersey merah menyala, Cesar/Azril sempat kedodoran di set pertama. Pasangan gabungan Citra Diamond/Arya, Hazel/Ricardo, tampil menekan lewat variasi serangan cepat nan rapi hingga berhasil mengunci set pembuka dengan skor nyaman 21-11.
Tak mau mahkota juara melayang, Cesar/Azril merespons cepat dengan melakukan tactical change pada set kedua. Mereka mempercepat tempo permainan, memperketat adu drive, dan mengurung pertahanan lawan. Strategi ini terbukti ampuh memaksa laga berlanjut ke rubber game usai merebut set kedua 21-14.
Pada set penentuan, tensi laga mencapai titik didih. Kedua pasangan saling kejar poin dalam reli-reli melelahkan. Namun di poin-poin kritis, kebugaran stamina menjadi penentu. Hazel/Ricardo yang mulai kehabisan bensin memberikan celah bagi Cesar. Smash keras menukik tajam dari Cesar akhirnya menyegel kemenangan 21-15 di set ketiga.
Kalungan medali emas pun resmi disematkan oleh Ketua Panitia Kejurkab Bulu Tangkis Sidoarjo 2026, Iwan Hariyanto, kepada sang juara baru.
Kemenangan ini terasa kian spesial bagi Cesar. Siswa MAN Sidoarjo yang dikenal sebagai pendulang rekor prestasi tersebut mencatatkan emas ke-15 sepanjang karier berpasangannya bersama Azril.
"Alhamdulillah, meski lelah, perjuangan tidak sia-sia. Ini merupakan medali emas ke-15 dari kelas ganda yang berhasil dikumpulkan bersama Azril," ungkap Cesar putra Iswin Arrizal, wartawan senior di Sidoarjo.
Sejak diduetkan pada 2022, konsistensi pasangan ini memang fenomenal dengan torehan 7 gelar juara tingkat kabupaten dan 4 trofi tingkat provinsi. Keduanya pun tak ingin berlama-lama bersenang-senang dan langsung membidik target nasional.
"Kejurprov November dan Kejurnas Desember 2026 di Kudus menjadi target terdekat yang ingin kami raih. Optimis menang, mohon doa masyarakat Sidoarjo," cetus Azril menimpali sang partner.
Pelatih PB Arya, Octaviano Jaya K (akrab disapa Viio), mengapresiasi tinggi daya juang anak asuhnya. Dalam ajang ini, PB Arya yang menurunkan 26 atlet berhasil membawa pulang 6 medali emas.
"Enam dari 26 atlet PB Arya berhasil meraih medali emas dalam Kejurkab Sidoarjo 2026 ini. Jelang Kejurprov, ada empat atlet kelompok remaja yang diberangkatkan, seluruhnya dalam kondisi prima," tegas Viio.
Sementara itu, Wakil Ketua Panitia Kejurkab, Adistya Bagus Budi Satriya (Tiyo), membeberkan bahwa ajang yang diikuti 320 atlet dari 29 klub ini merupakan instrumen krusial penjaringan bakat daerah.
Selama empat hari penyelenggaraan (26–29 Agustus) yang mempertandingkan 21 partai, panitia berfokus mematangkan kelompok remaja dan taruna-taruni.
"Total ada 42 atlet full team yang akan digembleng lewat pemusatan latihan intensif (TC) jelang Kejurprov," pungkas Tiyo.
Editor : Iwan Iwe



















