Menu
Pencarian


Dinas PU SDA Jatim Tuntaskan Spillway Sungai Tanggul di Jember

Ayul Andhim - Selasa, 16 Juni 2026 14:30
Dinas PU SDA Jatim Tuntaskan Spillway Sungai Tanggul di Jember
Dinas PU SDA Jatim telah menyelesaikan Spillway Sungai Tanggul di Jember. (Foto: dok Dinas PU SDA Jatim)

SURABAYA - Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Jawa Timur resmi merampungkan pembangunan infrastruktur pelimpah (spillway) Sungai Tanggul di Desa Paseban, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember.

Infrastruktur strategis ini kini telah selesai dalam pelaksanaan pekerjaannya dalam mendukung upaya keberlanjutan ketahanan pangan di wilayah Jawa Timur khususnya Kabupaten Jember.

Pekerjaan ini berhasil diserahterimakan pada tanggal 2 Juni 2026, lebih cepat dari batas akhir perpanjangan waktu yang ditetapkan pada 14 Juni 2026.

"Keberhasilan ini membuktikan komitmen Dinas PU SDA Jatim dalam memberikan layanan infrastruktur Sumber Daya Air bagi masyarakat petani dan nelayan," ujar Plt kepala Dinas PU SDA Jatim I Nyoman Gunadi.

Nyoman menambahkan, pembangunan ini merupakan tindak lanjut atas perbaikan pasca kerusakan pelimpah.

"Pembangunan spillway ini sempat terkendala debit banjir yang tinggi dari intensitas hujan yang lebat dari hulu maupun hujan setempat. Namun, akhirnya selesai," ungkapnya.

Kesanggupan pihak penyedia, lanjutnya, dalam melakukan perbaikan secara intensif menjadi faktor utama. Pekerjaan dilakukan melalui dua fase perpanjangan waktu.

"Fase pertama selama 50 hari kalender (1 Januari–19 Februari 2026) dan kesempatan kedua selama 115 hari kalender (20 Februari–14 Juni 2026). Adapun pemberian kesempatan penyelesaian pekerjaan ini telah dilaksanakan sesuai dengan Peraturan LKPP No. 12 Tahun 2021," paparnya.

Langkah strategis tersebut terbukti efektif dalam memastikan seluruh struktur pelimpah rampung sesuai spesifikasi teknis tanpa mengurangi standar kualitas bangunan.

Pada tahun 2026 ini masih ada pekerjaan lanjutan dari tahun 2025 sebagai pengamanan bangunan pelimpah tersebut yaitu dengan memperpanjang perkuatan sayap hulu kanan dan restorasi lanjutan hilir pelimpah yang masih dalam tahapan perencanaan. Diharapkan nantinya juga hambatan teknis akan teratasi dan fasilitas siap beroperasi penuh untuk memenuhi kebutuhan sektor pertanian akan optimal.

Adanya bangunan pelimpah pengendali banjir ini membawa dampak positif bagi sektor pertanian karena mampu mengairi sekitar 1.046 hektar lahan sawah produktif.

Para petani kini dapat mengoptimalkan aliran Sungai Tanggul alur lama yang sebelumnya belum termanfaatkan secara maksimal untuk mendukung siklus tanamnya, dan dimana saat ini masih dilaksanakan normalisasi dalam pemenuhan kebutuhan debitnya. Selain meminimalisir ancaman banjir, infrastruktur Sumber Daya Air ini diproyeksikan mampu menjaga kestabilan debit air untuk lahan sawah di wilayah tersebut. Sektor pertanian Jember diharapkan semakin berdaya saing berkat jaminan ketersediaan air yang lebih terjaga sepanjang musim.

Dinas PU SDA Jatim menegaskan bahwa seluruh rangkaian pekerjaan ini merupakan prioritas guna menjamin keberlanjutan fungsi infrastruktur Sumber Daya Air demi mendukung ketahanan pangan nasional. Sinergi antara kebijakan teknis yang presisi dan kebutuhan riil di lapangan ini menjadi kunci utama dalam upaya memajukan kesejahteraan masyarakat petani.

Implementasi berkelanjutan ini sekaligus menjadi bukti nyata kesiapan Dinas PU SDA Jatim dalam menjaga kedaulatan pangan demi kemandirian ekonomi sektor pertanian masa depan. (*)

Editor : M Fakhrurrozi






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.