PACITAN - Gempa bumi bermagnitudo 6,4 yang mengguncang Kabupaten Pacitan, Jumat (6/2) dini hari, menyebabkan tiga bangunan milik warga dilaporkan rusak hingga ambruk. Bangunan terdampak meliputi dua rumah warga di Kelurahan Ploso serta satu dapur rumah warga di Kelurahan Pacitan.
Salah satu bangunan yang mengalami kerusakan cukup parah adalah teras rumah milik Sumarno, warga Kelurahan Ploso, Kecamatan Pacitan. Teras rumah tersebut ambruk saat gempa terjadi, menyisakan puing-puing bangunan berupa dinding dan tiang penyangga yang runtuh.
Sumarno menuturkan, saat gempa terjadi dirinya bersama anggota keluarga sedang tertidur. Begitu merasakan guncangan kuat, ia langsung keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Tak lama berselang, teras rumahnya roboh akibat kuatnya guncangan gempa.
“Saat gempa terjadi saya sedang tidur di dalam rumah. Saya langsung berlari keluar, dan setelah itu bagian teras rumah ambruk. Dinding-dinding rumah juga mengalami retak,” kata Sumarno. Beruntung, ambruknya bangunan tidak sampai menimpa penghuni rumah.
Baca Juga : Diguncang Gempa Magnitudo 6,4, Tiga rumah Warga Pacitan Rusak
Selain itu, gempa juga menyebabkan atap dapur milik Juminto, warga Kelurahan Ploso, dilaporkan ambruk.
Sementara di lokasi lain, dapur rumah milik Agus Susanto, warga Kelurahan Pacitan, ambruk rata dengan tanah. Dinding hingga atap dapur runtuh dan menimpa sejumlah perabotan rumah tangga.

Agus Susanto mengatakan, saat gempa terjadi dirinya sedang berada di dalam rumah seorang diri setelah melakukan ronda malam. Guncangan gempa menyebabkan bangunan dapur yang berada di bagian belakang rumah roboh. Beruntung, puing-puing bangunan tidak sampai menimpa dirinya.
“Saya baru pulang ronda dan sedang membuat kopi. Begitu gempa pertama terjadi, saya langsung berlari keluar rumah. Tak lama kemudian gempa kembali terjadi dan dapur rumah saya ambruk,” ujar Agus Susanto.
Hingga kini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan masih melakukan pendataan untuk memastikan total kerusakan bangunan akibat gempa tersebut. Warga diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan dan segera melaporkan jika menemukan kerusakan lain. (*)
Editor : A. Ramadhan



















