PACITAN - Rangkaian Pendidikan Politik Nasional (Dikpolnas) 2026 Partai Demokrat resmi berakhir di Museum dan Galeri SBY-Ani, Pacitan, Jawa Timur, Rabu (20/5) sore. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari itu diikuti 157 peserta perwakilan 38 DPD Partai Demokrat dari seluruh Indonesia.
Penutupan kegiatan diisi pembekalan dari Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai (MTP) Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono. Dalam arahannya, SBY menyampaikan pandangan terkait tantangan politik nasional, pentingnya kepemimpinan, serta ideologi dan arah perjuangan Partai Demokrat menuju Pemilu 2029.
Rektor Institut Partai Demokrat (IPD), Andi Mallarangeng, menyebut pendidikan politik menjadi salah satu langkah penting dalam mempersiapkan kader yang mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman serta memiliki kemampuan menghadapi dinamika politik nasional.
Menurutnya, Dikpolnas tidak hanya menjadi forum pembelajaran politik, tetapi juga wadah memperkuat konsolidasi nasional partai guna membangun strategi organisasi dan menjaga kepercayaan masyarakat.
Baca Juga : Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Berlaku Mulai 10 Juni 2026
“Partai Demokrat harus mampu menghadirkan kepemimpinan yang adaptif terhadap perubahan zaman, memiliki tata kelola organisasi yang modern dan profesional, serta terus menjaga dan meningkatkan kepercayaan publik,” kata Andi, kepada awak media, Kamis (21/5).
Tahun ini Dikpolnas mengangkat tema “Memperkuat Kepemimpinan Adaptif Partai untuk Membangun Strategi, Tata Kelola, dan Kepercayaan Publik Menuju Pemilu 2029.” Saat pembukaan kegiatan, Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Herman Khaeron hadir dan membuka agenda secara resmi. Sejumlah tokoh turut hadir, di antaranya Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang Ossy Dermawan, anggota DPR RI Sartono Hutomo, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji, Ketua DPRD Pacitan Arif Setia Budi, serta jajaran pengurus DPP Partai Demokrat.
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono tidak dapat hadir secara langsung karena menjalankan tugas di Singapura. Meski demikian, AHY tetap memberikan sambutan melalui tayangan video yang diputar saat pembukaan acara.
Baca Juga : Sensus Ekonomi 2026 Resmi Bergulir, BPS Pacitan Kerahkan 1.080 Petugas
Ketua Panitia Dikpolnas Partai Demokrat 2026, Iwan Setiawan Arifin Manasa, menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak sekadar pelatihan politik, tetapi juga menjadi sarana memperkuat nilai perjuangan partai sekaligus menyusun langkah strategis menghadapi Pemilu 2029.
“Dikpolnas menjadi ruang konsolidasi ide, ruang pembelajaran politik, sekaligus ruang penguatan nilai dan arah perjuangan Partai Demokrat menuju Pemilu 2029,” ujar Iwan.
Selama pelaksanaan Dikpolnas, peserta memperoleh berbagai materi dari tokoh nasional, akademisi, hingga praktisi politik. Topik yang dibahas meliputi komunikasi politik, strategi pemenangan, survei dan polling politik, pembangunan jaringan pendukung partai, hingga penguatan ideologi dan manifesto partai.
Baca Juga : Pilkades Pacitan Dapat Lampu Hijau, DPRD Ketok Palu Perda Pemilihan Kepala Desa
Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan mampu membawa semangat baru untuk memperkuat struktur dan kerja politik partai di daerah masing-masing sekaligus mempererat konsolidasi nasional menghadapi agenda politik mendatang. (Edwin Adji)
Editor : JTV Pacitan



















