MADIUN - Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Polo Air digelar di Kolam Renang PBM Kota Madiun dan diikuti 10 tim putra maupun putri dari berbagai daerah di Jawa Timur. Ajang ini menjadi momentum perkembangan cabang olahraga polo air sekaligus wadah pembinaan atlet muda berprestasi.
Sebanyak 10 tim ambil bagian dalam kejuaraan ini, terdiri dari lima tim putra dan lima tim putri. Para peserta berasal dari sejumlah kota besar di Jawa Timur dan bersaing dalam pertandingan yang menuntut kekuatan fisik, teknik berenang, serta strategi permainan di dalam air.
Selain menjadi arena kompetisi, Kejurprov ini juga menjadi sarana mengukur kemampuan atlet dan tim dari berbagai daerah. Polo air sebagai olahraga beregu menuntut pemain terus mengapung tanpa menyentuh dasar kolam, sambil berupaya mencetak gol ke gawang lawan melalui koordinasi dan strategi yang matang.
Pelaksana Tugas Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, menyebut penyelenggaraan Kejurprov ini menjadi langkah positif untuk memperluas pengembangan olahraga air di daerah.
“Pemerintah daerah tentu memberi apresiasi kepada para atlet dan terus membuka akses sarana olahraga bagi berbagai cabang, termasuk polo air, agar prestasi olahraga di Kota Madiun semakin berkembang,” ujar F. Bagus Panuntun.
Ia menambahkan dukungan fasilitas dan pembinaan berkelanjutan diharapkan dapat memperluas partisipasi masyarakat terhadap olahraga, sekaligus melahirkan atlet potensial yang mampu bersaing di level lebih tinggi.
Dengan antusiasme peserta dan dukungan pemerintah daerah, debut perkembangan polo air di Kota Madiun dinilai menjadi sinyal positif bagi pembinaan olahraga akuatik di Jawa Timur.
Editor : JTV Madiun



















