PACITAN - Pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) terus diarahkan untuk memperkuat sektor pertanian tembakau yang berkelanjutan di Kabupaten Pacitan. Melalui berbagai program strategis, dana tersebut tidak hanya menyentuh aspek kesejahteraan petani, tetapi juga peningkatan kualitas produksi dan daya saing komoditas tembakau lokal.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Pacitan, Sugeng Santoso, mengatakan bahwa DBHCHT menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung keberlangsungan petani tembakau di tengah berbagai tantangan, mulai dari perubahan iklim hingga fluktuasi harga pasar.
“DBHCHT kami arahkan untuk penguatan sektor hulu, terutama peningkatan sarana dan prasarana pertanian. Ini penting agar petani tembakau di Pacitan tetap produktif dan mampu menjaga kualitas hasil panen,” ujar Sugeng Santoso.
Menurutnya, sejumlah program yang didanai dari DBHCHT antara lain bantuan sarana produksi seperti benih unggul, pupuk, hingga alat pertanian. Selain itu, pendampingan dan pembinaan kepada kelompok tani juga terus dilakukan untuk mendorong praktik budidaya yang lebih ramah lingkungan dan efisien.
Baca Juga : Hendak Belanja Lebaran, Mobil Warga Nawangan Pacitan Hangus Terbakar
Sugeng menegaskan, penguatan sektor tembakau harus dilakukan secara berkelanjutan, bukan hanya berorientasi pada hasil jangka pendek. “Kita ingin petani tidak hanya panen banyak, tapi juga mampu menjaga kualitas tanah dan keberlanjutan lahan pertanian. Karena itu, edukasi soal pola tanam dan pengelolaan lahan menjadi bagian penting dari program kami,” jelasnya.
Ia menambahkan, sektor tembakau di Pacitan memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian masyarakat, terutama di wilayah sentra produksi. Dengan dukungan DBHCHT, diharapkan produktivitas meningkat dan kesejahteraan petani ikut terdongkrak.
“Harapan kami, melalui pengelolaan DBHCHT yang tepat sasaran, sektor pertanian tembakau Pacitan bisa semakin kuat, berdaya saing, dan tetap berkelanjutan di masa mendatang,” pungkas Sugeng. (Edwin Adji)
Editor : JTV Pacitan



















