Menu
Pencarian

BPBD Tetapkan Banaran Rawan Longsor, Warga Diimbau Mengungsi Saat Hujan

JTV Madiun - Rabu, 8 April 2026 14:37
BPBD Tetapkan Banaran Rawan Longsor, Warga Diimbau Mengungsi Saat Hujan
Longsor Ponorogo

PONOROGO - Tanah longsor kembali terjadi di Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, hingga memutus akses jalan warga. Peristiwa ini merupakan kejadian kedua setelah longsor sebelumnya terjadi di lokasi yang sama pada November 2025.

Longsor terjadi di lingkungan Coban, Dukuh Gondangsari, dengan material tanah menutup area tebing dan merusak akses jalan setapak warga. Kondisi ini membuat aktivitas warga terganggu, terutama bagi mereka yang bergantung pada jalur tersebut.

Berdasarkan data di lapangan, longsor di titik tersebut sudah terjadi dua kali, yakni pada 22 November 2025 dan terakhir pada 5 April 2026. Kejadian berulang ini meningkatkan kekhawatiran warga karena kondisi tanah dinilai masih labil dan berpotensi mengalami pergerakan kembali.

Material longsor dengan ketinggian sekitar 30 meter dan lebar kurang lebih 15 meter tersebut menyebabkan akses jalan setapak terputus total. Akibatnya, tiga kepala keluarga sempat terisolasi karena tidak dapat keluar masuk wilayahnya.

Baca Juga :   Ingin Cari Ikan Usai Mengaji, Dua Bocah Tewas Tenggelam di Kubangan

Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo, Masun, menyatakan bahwa kawasan tersebut memang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana tanah longsor.

“Kawasan Banaran ini memang masuk zona rawan longsor. Kami mengimbau warga untuk segera mengungsi saat terjadi hujan deras guna menghindari risiko yang lebih besar,” ujarnya.

Menurutnya, Desa Banaran telah lama dipetakan sebagai wilayah rawan pergerakan tanah, terutama setelah tragedi longsor besar yang terjadi pada tahun 2017. Selain itu, sejumlah rumah warga juga dilaporkan mengalami retakan, yang menjadi indikasi potensi longsor susulan.

Baca Juga :   BPBD Tetapkan Banaran Rawan Longsor, Warga Diimbau Mengungsi Saat Hujan

BPBD pun terus melakukan pemantauan dan mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat intensitas hujan tinggi, guna meminimalkan risiko korban jiwa.

Editor : JTV Madiun






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.