Menu
Pencarian


Berbalut Kostum Hantu, 120 Pelari Meriahkan FFH Pacitan

JTV Pacitan - Sabtu, 17 Oktober 2026 10:01
Berbalut Kostum Hantu, 120 Pelari Meriahkan FFH Pacitan
120 peserta lari dengan kostum hantu meriahkan Festival Film Horor Pacitan 2026.(Foto:Prokopim Pacitan)

PACITAN - Bayangkan sosok kuntilanak dan pocong berlarian di jalanan saat malam hari. Pemandangan yang biasanya identik dengan suasana menyeramkan itu justru berubah menjadi hiburan dalam ajang Malam PenyamaRun “Siro Lelakone Sopo” di Kabupaten Pacitan.

Ratusan mata tertuju pada para pelari berkostum hantu yang beraksi di jalanan. Alih-alih membuat bulu kuduk merinding, penampilan mereka justru mengundang gelak tawa masyarakat yang menyaksikan.

Ajang lari dengan jarak tempuh lima kilometer ini digelar sebagai bagian dari rangkaian Festival Film Horor (FFH) 2026. Sesuai konsep yang diusung, peserta diwajibkan mengenakan kostum bertema horor, mulai dari karakter hantu hingga sosok menyeramkan lainnya.

Suasana malam di pusat Kota Pacitan pun terasa berbeda. Para peserta berlari dengan kostum unik, memadukan nuansa horor dengan keseruan olahraga dan hiburan bagi masyarakat.

Baca Juga :   Berbalut Kostum Hantu, 120 Pelari Meriahkan FFH Pacitan

Malam PenyamaRun “Siro Lelakone Sopo” diberangkatkan langsung oleh Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji dari Alun-alun Pacitan. Hadir mendampingi Ketua Panitia FFH 2026 Idam Nugrahadi serta sutradara sekaligus aktor Dennis Adhiswara.

Sebanyak 120 pelari mengikuti ajang tersebut dengan rute yang melintasi sejumlah ruas jalan di wilayah perkotaan Pacitan.

Dari garis start di Alun-alun Pacitan, peserta bergerak menuju Bapangan, kemudian ke arah simpang lima Cuwik. Rute dilanjutkan melalui Jalan Gatot Subroto di kawasan Penceng, berlanjut ke Jalan Ahmad Yani, sebelum akhirnya kembali finis di Alun-alun Pacitan.

Baca Juga :   Daya Tarik Pantai Taman Menurun, Pemkab Pacitan Siapkan Strategi Pengembangan

Kehadiran Malam PenyamaRun menjadi salah satu cara Festival Film Horor 2026 menghadirkan pengalaman berbeda bagi masyarakat. Tidak hanya menyuguhkan karya film bergenre horor, festival ini juga mengemas hiburan melalui aktivitas yang melibatkan partisipasi publik.

Dengan konsep lari berkostum hantu, suasana horor yang biasanya lekat dengan ketegangan justru berubah menjadi tontonan yang menghibur. Para peserta pun tidak sekadar berlari mengejar garis finis, tetapi turut memeriahkan malam di Pacitan dengan penampilan yang unik dan mengundang perhatian. (Edwin Adji)

Editor : JTV Pacitan






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.