JEMBER - Intensitas hujan tinggi memicu adanya berbagai bencana alam khususnya di wilayah Kaliwates, Kabupaten Jember. Dalam beberapa hari terakhir, dilaporkan telah terjadi bencana alam seperti tanah longsor, pohon tumbang, hingga kerusakan rumah yang terjadi hampir setiap hari di kawasan tersebut.
Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo menjelaskan bahwa akibat tanah longsor di area BSG, pagar penahan tanah mengalami kerusakan yang cukup parah. Pagar dengan ukuran kurang lebih tiga puluh meter ikut terdampak, dengan dua puluh meter di antaranya ambrol dan sepuluh meter mengalami keretakan.
Selain itu, dampak longsor juga menyebabkan satu unit mobil operasional milik dari salah satu dinas terjatuh ke dalam sungai dengan kedalaman sekitar sepuluh meter. Untuk mencegah kejadian lanjutan, petugas memberikan upaya untuk menutup area longsor menggunakan terpal sebagai langkah antisipasi awal.
Proses upaya penanganan sebagai langkah awal antisipasi dilakukan secara gotong royong oleh para relawan, Dinas Perhubungan, serta tim Destana dari Kaliwates. Laporan kejadian tersebut diterima pada pukul 18.00 WIB dan seluruh proses penanganan berhasil diselesaikan sekitar pukul 21.00 WIB.
Baca Juga : Jalan Lingkar Longsor, Tiga Wisatawan dan 7 Sepeda Motor Terjun ke Telaga Sarangan
Saat ini, Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana atau PUSDALOPS tengah melakukan kajian untuk memberikan rekomendasi tindak lanjut kepada Dinas Pekerjaan Umum terkait perbaikan pada struktur penahan tanah di lokasi kejadian.
Sementara itu, pada sejumlah bencana alam yang terjadi di beberapa hari ini, dilaporkan kejadian pohon tumbang menjadi yang paling sering ditangani, dengan rata-rata dua hingga tiga kejadian setiap hari. (Cahya)
Editor : M Fakhrurrozi



















