PROBOLINGGO - Tangisan bayi dari sebuah rombong pentol cilok menggemparkan warga Dusun Renek, Desa Tongas Kulon, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, Senin (17/8/2026) sore.
Saat diperiksa, warga justru menemukan bayi laki-laki tergeletak di dalam laci rombong. Bayi yang diperkirakan baru berusia satu hari itu ditemukan tanpa pakaian dan selimut.
Bayi tersebut masih dalam kondisi hidup. Warga kemudian mengevakuasinya ke Puskesmas Curahtulis untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan medis.
Rombong tersebut diketahui milik pasangan suami istri, Ma'ruf (31) dan Afidayanti, (26). Keduanya merupakan warga Dusun Renek, Desa Tongas Kulon, Kecamatan Tongas.
Baca Juga : Polisi Kejar Pelaku Pembuangan Bayi di Trenggalek, CCTV dan Saksi Jadi Fokus Penyelidikan
Dalam rekaman video amatir yang beredar, bayi tampak tergeletak di dalam laci kecil yang biasanya digunakan pasangan tersebut untuk menyimpan uang hasil berjualan.
Mirisnya, bayi hanya beralaskan tas plastik. Tidak ditemukan pakaian maupun selimut yang membungkus tubuhnya.
Tali pusar bayi juga sudah terpotong. Namun, sisa tali pusar masih terlihat berada di bagian atas perut bayi. Bayi tersebut memiliki berat badan sekitar 3,3 kilogram dengan panjang 51 sentimeter.
Baca Juga : Bayi Terlantar di Tugu Segera Diserahkan ke PPSAB Sidoarjo, Begini Prosedurnya
Penemuan ini bermula ketika Afidayanti mendapat informasi dari tetangganya mengenai suara tangisan bayi yang terdengar dari arah rombong dagangannya.
"Saya awalnya diberi tahu tetangga kalau ada suara bayi menangis dari laci rombong," ujar Afidayanti.
Ia kemudian bersama suaminya mendatangi rombong yang berjarak sekitar 50 meter dari rumah mereka.
Baca Juga : Bayi Laki-Laki Ditemukan Terlantar di Tugu Trenggalek, Kini Jalani Perawatan Intensif di RSUD dr. Soedomo
Sebelum membuka laci, Afidayanti meminta suaminya merekam menggunakan telepon seluler.
"Sebelum dibuka, saya minta suami merekam dulu. Takut nanti ada apa-apa dan malah disalahkan," katanya.
Kekhawatiran itu terjawab ketika laci dibuka. Keduanya mendapati bayi laki-laki berada di dalamnya dalam posisi kepala miring.
Baca Juga : Bayi Perempuan yang Dibuang di Pinggir Sawah Kediri Diserahkan ke Dinsos, Polisi Masih Buru Pelaku
"Pas dibuka ternyata memang ada bayi. Posisi kepalanya miring karena ukuran lacinya kecil," ungkap Afidayanti.
Warga yang berada di lokasi kemudian segera membantu mengevakuasi bayi tersebut.
"Kami langsung membawa bayi ke Puskesmas Curahtulis supaya segera diperiksa," tutur Afidayanti.
Baca Juga : Bayi Laki-laki Ditemukan dalam Kardus di Tulungagung, Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan
Kondisi bayi yang ditemukan dalam keadaan tanpa pakaian dan selimut tersebut membuat warga prihatin. Terlebih, bayi diperkirakan baru berusia satu hari.
Sementara itu, polisi langsung melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak yang meninggalkan bayi tersebut di dalam laci rombong.
Kapolsek Tongas, Iptu Kumoro Seto mengatakan, petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi penemuan bayi.
"Kami sudah melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi," kata Kumoro Seto.
Menurutnya, pemeriksaan terhadap saksi masih dilakukan untuk mengungkap kronologi lengkap penemuan bayi tersebut.
"Saat ini masih kami lakukan penyelidikan untuk mengetahui siapa yang meninggalkan bayi tersebut," ujarnya.
Polisi juga masih mendalami berbagai petunjuk yang ditemukan di lokasi serta keterangan dari warga sekitar.
Hingga Senin petang, bayi laki-laki tersebut masih berada dalam pemantauan tim medis Puskesmas Curahtulis.
Polisi masih berupaya mengungkap identitas orang tua bayi serta alasan bayi yang baru lahir itu ditinggalkan di dalam laci rombong pentol cilok. (*)
Editor : M Fakhrurrozi



















