Menu
Pencarian

Banjir Rendam Ratusan Rumah dan Jalan Utama di Tulungagung

JTV Kediri - Kamis, 27 Februari 2025 11:23
Banjir Rendam Ratusan Rumah dan Jalan Utama di Tulungagung
Pengendara Roda 2 dan Roda 4 berhati-hati melewati banjir. (Foto: Agus Bondan)

TULUNGAGUNG - Hujan deras yang mengguyur selama lebih dari tiga jam menyebabkan ratusan rumah di dua desa di Tulungagung terendam banjir kemarin sore (26/2). Selain permukiman warga, banjir juga merendam akses jalan utama yang menghubungkan antarkecamatan dan menjadi jalur alternatif menuju Kabupaten Kediri.

Banjir kali ini melanda Desa Sidorejo dan Mojosari, Kecamatan Kauman, Tulungagung. Menurut laporan, banjir mulai merendam kawasan permukiman dan jalan raya sekitar pukul empat sore. Ketinggian air bervariasi, mulai dari 30 cm hingga lebih dari satu meter di beberapa titik.

Selain merendam permukiman warga, banjir juga menggenangi jalan utama yang menghubungkan Kecamatan Kauman dengan Kecamatan Karangrejo. Jalan ini merupakan jalur vital bagi masyarakat setempat dan juga menjadi alternatif menuju Kabupaten Kediri. Sejumlah kendaraan dilaporkan mogok karena nekat menerjang banjir.

Menurut Natalia, perangkat Desa Sidorejo, wilayah tersebut kerap menjadi langganan banjir setiap kali terjadi hujan dengan intensitas tinggi. "Kondisi ini diperparah oleh buruknya sistem drainase dan pendangkalan Sungai Song," ujarnya.

Baca Juga :   Realisasi PBB-P2 Menurun, Bupati Tulungagung Tekankan Optimalisasi Pajak Tahun 2025

Warga setempat, Jiyo, juga mengeluhkan hal serupa. "Setiap hujan deras, banjir pasti datang. Sudah sering diusulkan untuk normalisasi sungai, tapi hingga kini belum terealisasi," katanya.

Pemerintah desa telah berulang kali mengusulkan normalisasi Sungai Song untuk mengatasi masalah banjir ini. Namun, hingga saat ini, usulan tersebut belum juga terealisasi, membuat warga terus menghadapi risiko banjir setiap musim hujan.

Banjir ini menyebabkan kerugian material yang cukup besar bagi warga. Ratusan rumah terendam air, dan aktivitas warga pun terhambat. Selain itu, akses transportasi yang terputus akibat banjir juga memengaruhi mobilitas masyarakat, terutama yang harus melintas antar kecamatan atau menuju Kabupaten Kediri.

Baca Juga :   Bos K-Cunk Motor Bagikan Zakat untuk Ribuan Warga dan Kirim Bantuan ke Palestina

Pemerintah setempat diharapkan segera mengambil langkah konkret untuk menangani masalah banjir ini, terutama dengan memperbaiki sistem drainase dan melakukan normalisasi sungai. Tanpa penanganan serius, warga di Sidorejo dan Mojosari akan terus menghadapi ancaman banjir setiap musim hujan. (Agus Bondan)

Editor : JTV Kediri





Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.