Penyanyi asal Amerika Serikat, Ariana Grande, dikabarkan akan mundur sementara dari dunia hiburan setelah menyelesaikan rangkaian Eternal Sunshine Tour yang berakhir pada 1 September 2026 di London. Keputusan tersebut telah dikonfirmasi oleh pihak manajemennya kepada majalah People.
Dalam pernyataan resminya, perwakilan Grande menjelaskan bahwa sang penyanyi membutuhkan waktu untuk beristirahat setelah menjalani jadwal tur yang padat.
"Dia menampilkan pertunjukan yang sangat fisik dan banyak melibatkan atletisme. Dia tampil dengan sehat dan sukses di level yang sangat tinggi setiap malam," tulis People.
Manajemen juga menyebut Ariana ingin mengakhiri turnya dalam kondisi sehat dan bahagia sebelum mengambil jeda dari aktivitas publik yang selama ini diwarnai sorotan dan komentar tanpa henti mengenai kondisi fisik maupun kesehatannya.
Dampak dari keputusan tersebut, Ariana dipastikan tidak lagi membintangi pementasan ulang musikal Sunday in the Park with George karya Stephen Sondheim yang dijadwalkan dipentaskan di Barbican, London, pada 2027.
Sebelumnya, ia direncanakan tampil bersama Jonathan Bailey, yang juga menjadi lawan mainnya dalam film Wicked. Produksi musikal tetap akan berlangsung dengan mencari pemeran pengganti.
Rumah produksi Empire Street Productions turut menyatakan dukungannya atas keputusan tersebut dan memastikan proyek musikal akan tetap berjalan sesuai rencana.
Spekulasi mengenai kondisi Ariana sendiri semakin ramai setelah perilisan album terbarunya, Petal, beserta video musik lagu utamanya. Dalam video tersebut, Grande memerankan seorang performer yang terus menerima kritik saat mengikuti audisi hingga akhirnya meluapkan frustrasinya kepada para pengkritik.
Narasi tersebut dinilai banyak penggemar sebagai refleksi dari tekanan yang ia alami akibat sorotan publik terhadap penampilan dan kesehatannya. Meski demikian, pihak manajemen menegaskan keputusan hiatus diambil untuk memberi ruang bagi Ariana beristirahat dari intensitas perhatian publik, bukan karena masalah selama tur berlangsung. (Adiybah Fawziyyah)
Editor : Iwan Iwe



















