JEMBER - Antrean kendaraan untuk mendapatkan BBM di sejumlah SPBU di Jember kini berangsur mengurai.
Pantauan di SPBU kawasan Jalan Otto Iskandardinata, Kecamatan Kaliwates, pada Rabu pagi, pemotor masih terlihat mengantre. Namun, jumlahnya jauh lebih sedikit dibandingkan hari-hari sebelumnya.
Jika sebelumnya antrean bahkan meluber hingga badan jalan nasional dan membuat pengendara harus menunggu lebih dari satu jam, kini barisan kendaraan masih berada di dalam area SPBU.
Waktu tunggu pembeli pun lebih singkat. Pemotor rata-rata hanya membutuhkan waktu sekitar 10 hingga 20 menit untuk mendapatkan BBM.
Kondisi serupa terlihat di SPBU Jubung, Kecamatan Sukorambi. Meski masih terdapat antrean, situasinya jauh lebih terkendali dan tidak lagi menghambat aktivitas masyarakat seperti sebelumnya.
Sebelumnya, kelangkaan dan antrean panjang terjadi selama hampir sepekan. Kondisi ini dipicu kemacetan di jalur Ketapang–Banyuwangi yang membuat distribusi BBM dari Depo Banyuwangi terganggu.
Dampaknya, penyaluran BBM ke tiga wilayah, yaitu Jember, Bondowoso, dan Situbondo, ikut tersendat.
Pertamina kemudian mengambil langkah antisipasi dengan mengalihkan sebagian distribusi dari Depo Banyuwangi dan mendatangkan pasokan tambahan dari Depo Surabaya serta Malang.
Volume BBM yang disalurkan ke wilayah ini juga ditingkatkan. Dari sebelumnya sekitar 650 ribu liter per hari, kini menjadi 880 ribu liter per hari.
Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat pemulihan pasokan sekaligus memenuhi kebutuhan BBM masyarakat di Jember dan wilayah sekitarnya.
Editor : JTV Jember



















