MADIUN - Polres Madiun Kota menggelar apel kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi pada Rabu (4/11/2026) dengan melibatkan personel gabungan dan sejumlah unsur terkait. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan personel, sarana, dan prasarana dalam menghadapi potensi bencana selama musim penghujan, seperti banjir, angin kencang, dan pohon tumbang.
Dalam apel tersebut, petugas melakukan pengecekan personel serta peralatan pendukung penanggulangan bencana. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan setiap unsur memahami tugas masing-masing dan siap bergerak secara cepat serta terkoordinasi ketika terjadi kondisi darurat, termasuk dalam proses evakuasi warga di wilayah terdampak.
Berdasarkan data kejadian bencana di Jawa Timur sepanjang 2025, tercatat sebanyak 672 kejadian. Dari jumlah tersebut, 55 orang dilaporkan mengalami luka-luka, sementara kerugian material ditaksir mencapai Rp7,5 miliar. Data tersebut menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan dan koordinasi antarlembaga dalam menghadapi potensi bencana.
Kapolres Madiun Kota, AKBP Rizki Pratama, menegaskan kesiapan personel dan peralatan menjadi bagian penting dalam upaya penanggulangan bencana. Masyarakat juga diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca, terutama saat terjadi hujan deras dan angin kencang.
Editor : JTV Madiun



















