SURABAYA - Alumni Universitas Kristen (UK) Petra berhasil memecahkan rekor dalam Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam permainan golf maraton sebanyak 99 hole. Aksi ini digelar dalam rangka peringatan Dies Natalis ke-65 bertajuk 'Onward to 65 UK Petra'.
Suksesnya tantangan 99 Holes in a Day Petranation Golf Challenge, melampaui target awal 90 hole dalam sehari. Panitia awalnya merancang tantangan hanya sebanyak 90 hole. Namun target itu berhasil dilampaui oleh peserta dari berbagai daerah saat beraksi di lapangan.
Menurut Rektor UK Petra, Prof. Rolly Intan, pencapaian ini bukan sekadar memecahkan rekor, tetapi juga menjadi tonggak pengembangan olahraga golf di lingkungan kampus.
"Awalnya kami hanya menargetkan 90 hole. Namun berkat kerja keras seluruh peserta, akhirnya mampu menyelesaikan 99 hole. Ini menjadi kejutan yang membanggakan bagi kami," kata Prof. Rolly, Rabu (28/7/2026).
Baca Juga : Lewat Inovasi Ban Bermotif Batik, Tiberman Raih Rekor MURI
Dalam acara ini memakai empat lapangan berbeda di Surabaya, secara maraton para pemain beraksi dari Ciputra Golf, Graha Famili, Bukit Darmo Golf, hingga Pakuwon Golf.
Langkah UK Petra menggalang dana lewat olahraga ini pun mendapat apresiasi dari Persatuan Golf Indonesia (PGI) Jawa Timur. Komitmen untuk mendirikan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Golf berpotensi besar untuk melahirkan atlet muda. Hal ini disampaikan Ketua Pengurus Provinsi PGI Jawa Timur, Mochamad Rizal.
"Ini adalah simbol untuk golf di Jawa Timur supaya lebih semarak dan lebih banyak lagi atlet-atlet golf," jelasnya.
Baca Juga : HUT Ke 80 Muslimat NU, Khofifah Kukuhkan 400 Paralegal MNU Jateng
Ia menambahkan, regenerasi atlet golf di Jawa Timur saat ini sangat bergantung pada pembinaan di level usia muda. Kehadiran UKM golf di UK Petra diharapkan bisa menambah daftar panjang pegolf andalan di Jawa Timur.
Sementara itu, dalam acara ini tidak berjalan dengan mudah. Cuaca terik dan padatnya lalu lintas Surabaya menjadi tantangan para pemain saat harus berpindah dari satu lokasi ke lokasi lainnya.
Ketua Umum Onward to 65 UK Petra, Teddy Salim menjelaskan bahwa kondisi fisik para peserta harus dipaksa bekerja hingga batas daya tahan paling maksimal.
"Waktu perpindahan antar lapangan itu cukup dramatis karena lalu lintas di Surabaya, kita hanya ada waktu 15 menit. Bahkan kita menghabiskan sekitar 80 semprot penahan nyeri dan 40 oksigen, ada satu peserta dilarikan ke UGD," papar Teddy.
Menariknya , Teddy menyampaiman bahwa dalam gelaran ini juga mengumpulkan donasi yang t nantinya akan disalurkan untuk tenaga pendidikan di daerah terpencil.
"Ada donasi sekitar hampir 400 juta rupiah yang akan kami gunakan untuk membantu guru-guru di daerah kecil," pungkasnya.
Sementara itu, rekor nasional baru tersebut akan disahkan secara resmi oleh MURI pada 15 Agustus 2026, bersamaan dengan penyelenggaraan Petra Golf Tournament di Taman Dayu. (*)
Editor : M Fakhrurrozi



















