Menu
Pencarian

Akibat Puntung Rokok, Truk Muat Tebu di Mojokerto Hangus Terbakar

Aminudin Ilham - Senin, 14 Oktober 2024 17:30
Akibat Puntung Rokok, Truk Muat Tebu di Mojokerto Hangus Terbakar
Petugas Damkar Kabupaten Mojokerto saat berupaya memadamkan api di truk yang terbakar. (Foto: Istimewa)

MOJOKERTO - Sebuah truk terbakar di tengah lahan tebu di Desa Pungging, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Senin (14/10/2024) sore.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Diduga, kebakaran disebabkan puntung rokok yang membakar daun tebu kering.

Kebakaran berawal saat truk nopol L 8419 BF yang dikemudikan Edi hendak membawa tebu hasil panen. Saat itu, sopir Edi diketahui merokok dan membuang puntung rokok di sekitar lokasi yang berupa daun tebu kering.

Puntung rokok yang masih ada api ini membakar daun tebu kering. Tanpa diketahui sopir, api membesar dan merembet ke truk.

Baca Juga :   Bakar Sampah Merembet ke Truk, Warga Kutisari Surabaya Panik

Edi baru menyadari api membakar truknya saat api sudah membesar. Upaya memadamkan api tak membuahkan hasil. Kejadian ini langsung dilaporkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto.

"Sopirnya rokokan lalu rokoknya dibuang ke tumpukan daun tebu kering. Akhirnya truk terbakar di dekat tumpukan daun tebu kering tersebut terbakar, iya sedang panen tebu. Sopir nunggu muatan tebu sambil rokokan," kata Hartono, warga sekitar.

Sementara itu, Komandan Regu Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto, Sukamto menjelaskan, pihaknya sempat mengalami kesulitan memadamkan api lantaran lokasi truk terbakar jauh dari jalan raya. Jalan menuju lokasi hanya bisa muat satu kendaraan saja.

"Kami menjalar slang sampai 5 slang kurang lebih ada 150 meter. Sekitar 30 menit api berhasil dipadamkan dengan mendatangkan satu unit mobil pemadam kebakaran berukuran besar. Penyebab masih dalam penyelidikan pihak kepolisian," tegasnya. (*)

Editor : M Fakhrurrozi





Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.